5 Fakta Cincin Rasulullah, Dilarang Membuat yang Serupa!

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, tahu nggak sih, kalau Rasulullah dulu pernah memiliki cincin emas? Namun suatu ketika Rasulullah menanggalkan cincin tersebut dan tidak memakainya lagi. Karena di dalam Islam laki-laki dilarang memakai emas.

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya At Tamimi dan Muhammad bin Rumh keduanya berkata; Telah mengabarkan kepada kami Al Laits; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami Qutaibah; Telah menceritakan kepada kami Laits dari Nafi' dari 'Abdillah; Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah meminta dibuatkan cincin dari emas. Apabila beliau memakainya, beliau selalu meletakkan mata cincin tersebut pada bagian dalam telapak tangan. Kemudian para sahabat pun meniru apa yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Pada suatu ketika, beliau duduk di atas mimbar dan langsung menanggalkan cincin itu sambil berkata: "Dulu aku selalu mengenakkan cincin ini dan meletakkan mata cincinnya di bagian dalam." Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membuang cincin itu seraya berkata: 'Demi Allah saya tidak akan memakainya lagi.' Melihat hal itu, para sahabat pun ikut membuang cincin mereka. (HR Ibnu Majah)

Berikut ini fakta-fakta tentang cincin Rasulullah:

1. Terbuat dari perak
Selain cincin emas, Rasulullah juga pernah memiliki cincin yang terbuat dari perak lho.

Dari Anas bin Malik Radhiallahu'anhu menceritakan,

Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terbuat dari perak, dan mata cincinnya berasal dari Habasyah (ethiopia). (HR. Muslim, Turmudzi, dan yang lainnya).

2. Multifungsi, sebagai cincin dan stempel

Karena dulu para pemimpin 'ajam/non arab tidak mau menerima surat yang tidak berstempel, akhirnya cincin Rasulullah tersebut biasa digunakan juga untuk menstempel surat yang dikirimkan untuk syiar Islam ke berbagai pemimpin di penjuru dunia, Sob.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggunakan cincin dari perak, dan beliau gunakan untuk menstempel suratnya. (HR Ahmad, Nasa'i)

3. Digunakan secara turun-temurun Meskipun Rasulullah sudah wafat, tetapi cincin tersebut secara turun temurun digunakan oleh khalifah Abu Bakar, Umar, hingga akhirnya hilang pada masa khalifah Utsman.

Dari Ibnu 'Umar ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah membuat cincin dari perak. Pada awalnya, cincin itu ada di tangan beliau, setelah itu beralih ke tangan Abu Bakr, lalu berpindah ke tangan Umar, dan terakhir di pakai oleh Utsman, sebelum akhirnya cincin itu terjatuh ke dalam sumur Aris. Tulisan cincin itu adalah Muhammad Rasulullah." (HR Muslim)

4. Dipakai di tangan kanan
Rasulullah biasa memakai cincin di tangan kanannya. Dalam riwayat lain disebutkan juga Rasulullah memakainya di jari kelingking.

Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin perak bermata batu Habsyi di tangan kanannya. Beliau meletakkan mata cincinnya di sebelah dalam telapak tangannya. (HR Muslim)

5. Dilarang membuat cincin yang serupa dengan cincin Nabi
Cincin milik Rasulullah tersebut hanya ada satu, dan kita dilarang membuat cincin yang menyerupai cincin milik Rasulullah yang bertuliskan Muhammad Rasulullah. Dan pahatan tulisannya itu dari bawah ke atas, sehingga asma Alah berada di paling atas.

Dari Ibnu 'Umar ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah membuat cincin dari emas, lalu membuangnya. Kemudian beliau membuat cincin dari perak yang terpahat di atasnya tulisan; 'Muhammad Rasulullah.' Beliau bersabda: "Seorangpun tidak boleh memahat tulisan pada cincin seperti yang ada pada cincinku ini. Dan beliau apabila memakainya beliau meletakan mata cincin tersebut di bawah telapak tangannya. Cincin itulah yang akhirnya jatuh ke dalam sumur Aris. (HR Muslim)

Agak kaget sih, pas tahu ternyata banyak online shop yang jualan cincin yang menyerupai cincin Nabi ini. Plus ada pahatan Muhammad rasulullah lagi. Buat apasih bikin cincin begituan. Cinta Nabi sih boleh, tapi nggak gitu juga ya...

Itu dia Sob, lima fakta tentang cincin Rasulullah. Semoga yang tadinya belum tahu atau berniat memiliki cincin seperti Rasulullah terus mengurungkan niatnya ya. Mencintai Nabi bisa dilakukan dengan cara lain kok. Memperbanyak shalawat, melaksanakan yang sudah Rasulullah ajarkan, atau meninggalkan apa-apa yang dilarang, serta masih banyak lagi hal-hal yang bisa kita lakukan.

 

Wallahua'lam bishawab. Semoga bermanfaat.

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...