6 Pesan Cinta Untukmu yang Suka Nggak Enakan Sama Orang Lain

Fashion-Styles-for-Girls-Online

"Tolong bantuin ini dong!"
"Gimana janji kamu kemarin, kok belum selesai juga sih? Gara-gara kamu kita jadi keteteran semua nih."
"Cepetan selesain yang aku minta kemarin ya!"
"Kamu bisa kan bantu aku?"

Sobat Nida, bagi orang yang nggak enakan... menolak permintaan orang lain adalah perbuatan jahat dan bisa bikin sedih dirinya sendiri. Akibatnya, orang-orang yang suka nggak enakan ini biasanya jadi korban orang-orang yang hobi mengintimidasi orang lain. Ibaratnya predator dengan pemangsa deh. Si predator selalu nyuruh ini-itu, sementara itu si 'nggak enakan' akan selalu menuruti suruhan predator sekalipun ia rasanya ingin berteriak, "Tolong hentikaaaan!!!!"

Makanya, buat kamu yang punya sifat nggak enakan, Nida menulis pesan cinta ini khusus untuk kamu:

1. Jadilah ikhlas!

Orang yang tidak pernah membantu orang lain, tidak pernah diperalat orang lain, tidak pernah diintimidasi orang lain akan sulit memahami makna ikhlas. Ikhlas adalah melakukan sesuatu semata karena Allah, maka tidak perlu ambil pusing apakah kamu sedang diperalat, dibodoh-bodohi, dihabiskan waktunya oleh urusan orang lain, never mind... selama kamu mengetahui hal tersebut masih dalam koridor kebaikan dan kamu bisa ikhlas menjalaninya... jalani sajalah!

Ikhlas merupakan pelajaran terberat, yang harus melalui jalan menanjak yang sulit didaki dan jarang orang yang mau melaluinya. Maka, tidak banyak orang yang bisa paham mengapa kamu mau melewati jalan tersebut, tapi jika berhasil melintasinya... kamu bisa menjadi manusia yang kuat, hebat, bisa mengendalikan diri, lebih daripada mereka yang tidak mau tahu dengan kesulitan orang lain dan hanya fokus pada masalah dirinya sendiri saja. 

Tapi awas... Kalau kamu sudah mulai terganggu dan tidak bisa memaknai apa yang kamu lakukan, hentikanlah segera! Daripada apa yang kamu lakukan tidak ada nilainya di mata Allah.
 
 

2. Kamu memang orang baik, tetaplah jadi baik dan jangan ikutan berubah menjadi predator, dunia memerlukanmu. Namun juga perlu perhatikan batas kemampuanmu!

Orang yang tidak mengerti kamu, akan menganggap dirimu bodoh dan gampang diperalat, padahal di hatimu yang terdalam... kamu merasa sedang menabung amalan shalih untuk akhirat kelak, di mana orang-orang yang sibuk dengan pekerjaannya sendiri dan egois tidak mau membantu orang lain sangat mungkin merasa menyesal luar biasa di hari tersebut.

Akan tetapi, ingatlah bahwa kamu punya prioritas, kamu tidak bisa jadi pahlawan untuk setiap orang, di setiap waktu, setiap tempat. Maka prioritaskan orang-orang yang menjadi tanggunganmu, seperti keluarga, kerabat, sahabat, dan stafmu. Di luar lingkaran itu bisa kamu abaikan sementara waktu. Jangan sampai prioritasmu terabaikan hanya karena kamu mengurus banyak hal-hal yang kurang prioritas, sehingga pahala kebaikanmu malah tergerogoti oleh dosa akibat melalaikan kewajiban.

3. Janji yaa... kamu harus punya waktu untuk dirimu sendiri

Orang yang tidak bisa menghargai dirinya sendiri, jangan mengharapkan bisa dihargai orang lain. Maka, hargai dirimu sendiri, berbahagialah!
 
Memanjakan diri, merawat diri, merupakan sesuatu yang perlu kamu perhatikan sekalipun kamu menganggapnya tidak penting, atau kamu merasa tugasmu terlalu banyak dan tidak ada waktu untuk sekadar "me time!"

Bahkan pisau yang tajam pun bisa tumpul kalau lupa diasah! Manusia pun bisa 'tumpul' kalau tidak ada waktu untuk menyendiri, entah dengan shalat Tahajud tiap malam, refleksi ke salon, merawat diri di rumah, melakukan hobi yang digemari, dan lain sebagainya.

4. Sekalipun gemas dengan orang lain yang tidak mengerti perasaanmu, hargailah perbedaan... mereka belum tentu jahat!

Kalau apa yang kamu lakukan itu baik, belum tentu orang lain yang tidak mau melakukannya itu jahat! Setiap orang punya prioritas masing-masing, tidak perlu berprasangka buruk tentang cara orang lain. Kerjakan apa yang bisa kamu kerjakan, tak perlu memaksa orang lain mengerjakan hal yang sama denganmu, apalagi men-cap mereka sebagai orang-orang jahat.

5. Jangan biarkan dirimu menjadi mangsa tanpa mendapat keuntungan

Sebagai orang 'nggak enakan' yang sejati, pastinya pernah dong diperas habis oleh orang lain? Disuruh ini-itu, diminta bantuan ke sana- ke mari, melakukan apa saja bahkan tanpa bayaran dan tanpa kata terimakasih? Malah kadang dihina kerjaanmu nggak beres, nggak tepat waktu, disalah-salahin sebagai penyebab kegagalan orang lain, sakit kan? Nah... Jangan biarkan sekadar sakit, Sob, sesungguhnya pada setiap luka itu ada penghapusan dosa!

Keuntungan bisa berupa pahala kebaikan, bisa berupa pelajaran hidup, bisa berupa dosa-dosa yang terhapus bersih, atau bisa berupa apapun yang membuat dirimu lebih dekat dengan Allah, lebih tinggi derajatnya di hadapan Allah karena mampu bersabar. Tidak mudah lho menjadi orang yang nggak enakan, sering merasakan tekanan batin yang orang lain pasti dengan entengnya mengatakan "Salahmu sendiri, mau aja digituin orang lain!" 

Padahal kalau mereka yang diberi perasaan yang sama, belum tentu bisa setegar kamu.

6. Belajar menolak dan berkata tidak!

Berkata "tidak" merupakan senjata yang perlu kamu sering ucapkan pada orang-orang yang bukan menjadi prioritas hidupmu. Apalagi kalau kamu punya banyak keahlian, pasti ada banyak predator yang mengincarmu sebagai mangsanya. Maka, tegaslah untuk berkata tidak, tunjukkan bahwa kamu punya prioritas lebih penting, lebih besar, dan punya impianmu sendiri yang ingin kamu wujudkan.

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...