Tidak Cukup Sekedar Baik, Jadilah Orang Shiddiq!
Shiddiq Bukan Munafik
Dunia makin pelik, orang licik dan fasik bisa terlihat baik, sementara orang shiddiq malah dianugerahi gelar munafik.
Miris.
Coba lihat banyak kasus yang bertebaran di sekitar kita, bahkan mungkin yang menimpa diri kita sendiri! Rekan kerja yang membolos saat tak ada bos menganggap orang yang tetap bekerja sebagai orang polos. Orang yang menolak korupsi dicap sok suci. Orang yang tak bersedia nepotis dibilang sadis. Orang yang tak mau menerima uang suap disebut sarap.
Heran deh! Padahal Shiddiq merupakan sifat asli para Nabi loh! Mana ada seorang Nabi yang dalam dirinya tidak disertai sifat shiddiq. Kalau begitu, mengapa kita tidak berlomba-lomba memiliki sifat shiddiq?
Apa sih shiddiq itu?
Jangan salah! Shiddiq bukan hanya berarti jujur, karena orang jujur pun belum tentu shiddiq.
Contoh, ada orang yang jujur melaporkan tindakan temannya yang mencontek saat ujian, tapi itu karena dia ingin mendapat nilai lebih baik daripada temannya tersebut atau karena ia membenci temannya, itu namanya ia jujur... tapi belum dapat dikatakan shiddiq, karena sifat shiddiq tidak dilatarbelakangi oleh kepentingan apa pun.
Lalu, apa dong yang dimaksud shiddiq?



