Pameran Foto "Hamas" di Perancis Dikecam Komunitas Yahudi

Wow... sebuah pameran fotografi kontroversial oleh fotografer Perancis, Frédéric Sautereau, yang dibuka pada Selasa lalu di kota Angoulême, Perancis, telah menciptakan debat publik atas keputusan sang fotografer untuk mendokumentasikan aktivitas Hamas di Gaza.
Pameran yang disengketakan bertajuk "Hamas" tersebut telah menimbulkan kemarahan publik dari komunitas Yahudi di Perancis yang menganggap pameran itu sebagai tindakan terbaru dari anti-Semitisme melawan Perancis Yahudi.

Dalam upaya untuk mendokumentasikan kegiatan Hamas di Gaza, Sauterea mengatakan kepada Ynet bahwa ia telah mengunjungi Jalur Gaza sebanyak tujuh kali sejak 2009. Pameran ini merupakan produk akhir dari kunjungannya dan diselenggarakan oleh Palestinian Solidarity Project.
"Saya memutuskan untuk memulai proyek ini karena sebagai wartawan saya pikir sangat penting untuk memahami Hamas dan mencoba menjelaskan ideologi organisasi serta motif mereka. Dalam foto-foto ini saya mencoba menyajikan aspek-aspek politik, militer dan sosial organisasi Hamas," kata Sauterea.

Beberapa foto dalam pameran foto "Hamas" menggambarkan hari-hari kehidupan warga Gaza, yang biasanya asing bagi sebagian besar orang Israel, sementara foto-foto lainnya menggambarkan kehancuran dan penderitaan di daerah tersebut.
Namun foto-foto yang menggambarkan aktivitas militer Hamas melawan Israel terasa absen dari pameran tersebut.
Menanggapi pertanyaan Ynet tentang masalah ini, Sautereau mengatakan bahwa ia menjelaskan adanya hubungan permusuhan antara kedua pihak dalam pembukaan pameran dan pamerannya terutama berfokus pada kehidupan di Jalur Gaza.
Richard Prasquier, presiden Dewan Perwakilan Institusi Yahudi Perancis, menyerukan pembatalan pameran itu.
Dalam wawancara dengan surat kabar lokal Perancis, Prasquier mengklaim bahwa "pameran menggambarkan Hamas dalam cahaya yang positif dan apologetik terhadap teror."
"Hamas diakui sebagai organisasi teror oleh Uni Eropa, Amerika Serikat dan Kanada. Oleh karena itu sifat organisasi teroris ini tidak usah diperdebatkan lagi," kata Prasquier.
Bagaimana menurut Sobat Nida tentang Hamas? Apa benar mereka teroris? Karena faktanya, di negerinya sendiri, rakyat Palestina sangat mendukung Hamas. [http://www.eramuslim.com]




