Untitled Document

Kategori : Berita Toko Buku

Dibaca : 2649 Kali

Jual-Beli Buku Baru dan Bekas di Pasar Buku Wilis

 

Annida-Online—Kalau Jakarta punya Pasar Senen (dulu Kwitang), Bandung punya Palasari, dan Yogyakarta punya Shopping Taman Budaya, sebagai sentra-sentra buku lama dan murah, maka Malang juga memiliki sentra buku murah sejenis tempat-tempat tersebut. Namun, tidak seperti sentra-sentra buku murah pada umumnya, di Malang, sentra buku murah hadir dalam settingan pasar, baik tempatnya maupun transaksinya.

Adalah Pasar Buku Wilis, sentra buku murah dan buku lama yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an di Malang, tepatnya di Jl. Simpang Wilis, Klojen, Malang, Jawa Timur. Awalnya, pasar buku Wilis ini merupakan pusat lapak-lapak buku bekas, namun setelah tahun 2003 lalu, pemerintah Kota Malang mengatur kios-kios ini agar lebih tertib dan tampak teratur. Hadirlah Pasar Buku Wilis ini dengan konsep yang mirip dengan pasar tradisional.

“Alhamdulillah, dengan desain pasar, justru yang datang ke sini makin banyak. Pengunjung juga bisa merasakan suasana nyaman yang ditawarkan oleh toko-toko buku konvensional, tapi harganya tetap murah, bisa ditawar,” jelas Rizadini Haryanto, salah satu pedagang buku di Pasar Buku Wilis ini.

Menurut pria yang akrab disapa Riza ini, Pasar Buku Wilis Malang memiliki sekitar 40-an kios buku yang menawarkan buku-buku lama, majalah bekas, komik-komik tua, sampai buku-buku baru. Biasanya, tiap kios punya produk unggulan yang berbeda dengan kios-kios lainnya. Seperti kios Riza yang fokus pada buku-buku pelajaran sekolah dan buku-buku sastra. Jenis-jenis buku yang ditawarkan pun lebih variatif, mulai dari genre sastra, sosial, agama, filsafat, dan lain sebagainya.

“Kalau bingung atau nggak dapat buku di salah satu kios, bisa cari di kios lain. Asyiknya di situ, jadi nggak perlu bingung, tinggal sabar aja mencarinya. Kalau dulu memang cuma buku-buku lama, tapi sekarang di sini juga banyak buku-buku baru, lebih komplit!” sambung Riza.

Riza menjelaskan, untuk beberapa kios bahkan menyediakan layanan jual buku, di mana penjual menerima buku-buku lama yang dijual kembali oleh pengunjung. Jangan khawatir, karena para penjual buku ini cukup tinggi menghargai buku-buku lama yang dijual oleh pengunjung. “Ada juga yang menerapkan sistem barter. Pembeli bisa menukar koleksi buku-buku lamanya dengan buku-buku baru, kalau beruntung, bisa dapat buku yang bagus tanpa membayar karena sistem barter ini.”

Nah, Riza juga kasih saran, tips, dan trik sukses dalam belanja dan berburu buku di tempat ini: yaitu keahlian menawar.

“Yang penting, jangan ragu untuk menawar, serendah-rendahnya, kalau perlu. Kalau beruntung, bisa dapat buku yang lumayan mewah dengan harga yang murah,” pungkas Riza.

So, siap belanja buku di Pasar Buku Wilis? Siapa takut! [nyimas/liputan: Rini]


Artikel Sebelumnya :

Untitled Document