Bahaya Game Online Bagi Otak

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sekarang ini, perkembangan zaman semakin canggih, game online sudah menjadi bagian dari gaya hidup mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Tapi, tahukah Sobat Nida bahwa ternyata game online juga memiliki kecanduan yang berdampak buruk bagi otak. Berikut bahaya game online bagi otak.

1.     Gangguan Motorik

Karena yang dimainkan adalah permainan dalam perangkat dan yang memainkannya juga hanya duduk saja, hal ini akan mengurangi kesempatan untuk melatih kemampuan motorik karena tubuh yang jarang digerakan. Apabila ini terjadi, maka akibatnya akan fatal sehingga pecandu game online akan punya kemampuan motorik yang terbatas bahkan dalam fase pertumbuhan, akan memicu masa pertumbuhan fisik dan mental anak terhambat.

2.     Memicu Autisme

Bahaya game online bagi otak yang mengerikan adalah dapat memicu autisme. Terutama pada anak-anak. Hal ini akan membentuk mereka menjadi pribadi yang berhasrat tinggi dan akan melakukan segala cara untuk mewujudkannya. Maka disarankan imbangi game online dengan kegiatan positif lainnya yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif si pecandu game online.

3.     Gangguan pada Frontal Lobe

Frontal lobe adalah bagian dari otak besar, terletak di kepala bagian depan (dahi), berfungsi untuk mengendalikan segala sesuatu tentang bicara, berjalan, pemahaman/pemecahan masalah dan aspek-aspek emosi, serta sosialisasi. Frontal lobe jugalah yang bekerja pada saat main game online. Bagian otak inilah yang mencegah perilaku anti sosial. Maka jika di antara Sobat Nida sudah mengalami kecanduan terhadap game online, maka secara tidak sadar tingkat sosial Sobat Nida menurun drastis. Dan jika ini terjadi pada anak-anak maka akan lebih parah lagi.

4.     Gangguan pada Temporal Lobe

Temporal Lobe merupakan kunci yang berfungsi sebagai memori jangka panjang. Maka tidak heran jika Sobat Nida akan mengingat cara kerja game online yang sudah lama tidak dimainkan. Jika ini terus bekerja, maka memori lain dalam otak akan terhapus dengan sendirinya. Hal ini akan meningkatkan resiko gejala Alzheimer.

5.     Gangguan pada Occipital lobe

Occipital lobe mengatur proses informasi penglihatan. Apabila bagian ini terus didoktrin dengan game online maka dapat menjadi faktor pemicu lemah mental.

Sobat Nida, bermain game online boleh-boleh saja, tapi ingatlah batasan waktu untuk memainkannya agar tidak ada dampak buruk dalam tubuh. Sebenarnya game online punya dampak positif jika pemainnya tidak kecanduan, yaitu dapat menghilangkan stress, melatih kemampuan mengingat, meningkatkan konsentrasi, melatih kemampuan pemecahan masalah, dan dapat juga melatih penggunaan bahasa Inggris. (Cucu Rizka Alifah)

Sumber: halosehat(dot)com dan berbagai sumber
Ilustrasi: Google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...