Bahaya Mana Daging Sapi atau Daging Kambing

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, bagi kamu si pecinta daging, menyantap daging merupakan suatu hobi yang menyenangkan. Hal ini tentu bukanlah perihal yang salah. Daging sapi atau kambing jika disantap sekali dua kali tentu tidak masalah. Tetapi, jika disantap berkali-kali, akan menimbulkan penyakit, lho, seperti hipertensi, stroke, sampai penyakit jantung.

Lalu, apa saja kandungan yang ada pada dua daging tersebut? lebih bahaya manakah daging sapi atau daging kambing? Berikut penjelasannya.

Kandungan pada Daging Sapi dan Kambing

Seperti dilansir pada laman lifestyle(dot)sindonews(dot)com, menurut Food for Better Health, daging sapi dan kambing kaya akan mineral seperti zink, fosfor, vitamin B, vitamin B12, protein dan zat besi.

Dalam 100 gram kambing, terdapat 25,6 gram protein. Sedangkan pada sapi, terdapat 26,1 gram protein. Dari segi protein, tentu daging kambing memiliki kualitas lebih baik dibandingkan dengan daging sapi.

 Dalam 100 gram daging kambing, terdapat 40% zink, 49% selenium, 27% fosfor, 25% zat besi, 7% potasium, 6% magnesium dan 4% sodium. Daging kambing juga kaya akan vitamin B yakni 41% vitamin B3 dan 108% vitamin B12.

Namun, 100 gram daging sapi mengandung 58% zink, 39% selenium, 29% fosfor, 34% zat besi 7% potasium, 6% magnesium dan 5% sodium. Selain itu, sapi juga mengandung vitamin B seperti 35% vitamin B3 dan 107% vitamin B12.

Lebih Bahaya Mana Daging Sapi atau Kambing?

Sobat Nida, jika dilihat dari kandungan nutrisinya, keduanya memiliki nutrisi yang hampir sama, namun lebih bahaya manakah daging sapi atau daging kambing?

Menurut para peneliti ACES, daging kambing memiliki komposisi gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging sapi. Daging kambing memiliki kadar kolesterol dan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi, sehingga berfungsi sebagai alternatif daging merah yang baik.

Tiga ons (85 gram) daging kambing mengandung 2,6 gram lemak dibandingkan dengan 7,9 gram daging sapi. Dari sudut pandang kalori, untuk jumlah yang sama, daging kambing memiliki 122 kalori (kal), dibandingkan daging sapi (179 kal).

Selain itu, jumlah lemak tak jenuh dalam daging kambing jauh lebih rendah dari semua daging lainnya dan memiliki semua asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh bersama dengan tingkat tinggi zat besi yang dapat membantu untuk orang anemia.

Sobat Nida, semua makanan jika dikonsumsi berlebihan tentulah tidak baik. Apalagi bagi kamu yang memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan kadar lemak tubuh berlebih seperti stroke, jantung, hipertensi atau diabetes.

Oleh karena itu, agar penyakit kamu tidak sampai kambuh, konsumsilah makanan dari olahan daging sapi atau kambing dengan bijak, tidak berlebih dan hanya sekadar mencicip sebagai obat rasa ingin dan penasaran. Mari, hidup sehat! (Dina Nazhifah)

Sumber: Lifestyle(dot)okezone(dot)com dan berbagai sumber

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...