Bebaskan Diri dari Cengkeraman Gadget

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, perangkat digital (gadget) bisa menimbulkan kecanduan dan berakibat buruk. Kita perlu banget tahu cara bagaimana membebaskan diri dari cengkraman gadget.

 

Menurut Dr dr Suzy Yusna Desi SpKjkecanduan gadget ini berasal dari pengalaman yang diulang-ulang dan menimbulkan kenikmatan juga kesenangan. Misalnya, ketika seseorang memperoleh skor tinggi ketika bermain game, atau seseorang yang aktif di media sosial karena mendapatkan banyak tanggapan positif atas status dan foto yang diunggahnya.“Kesenangan ini lama-lama akan menimbulkan brain circuit di otak, sehingga kerja otak kita hanya mengingat kesenangan itu saja,” jelas Kepala Instalasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Rumah Sakit Jiwa Dr Soeharto Herdjan, Jakarta ini.

Tentu kecanduan ini tidak separah yang disebabkan oleh kecanduan narkotika atau alkohol. Namun, kecanduan gadget akan membuat pola hidup yang berubah. Salah satunya adalah keluarga yang tidak produktif. “Bagian yang seharusnya berkerja, harusnya menyelesaikan masalah, harusnya mengatur suaru kegiatan, jadinya justru terokupasi monoton pada pikiran yang dia senangi,” ujar Suzy.

Sifat teknologi yang memudahkan dan berubah dengan cepat juga membuat seseorang tidak bisa berpikir dan mencari akal ketika teknologi tersebut tidak ada. Gejala kontraproduktif ini dapat kita lihat ketika seseorang dipisahkan dari gadget-nya untuk beberapa saat. “Jadilah ia merasa malas karena kehilangan daya kreativitasnya dan mudah emosi karena yang dia tahu ada dunia yang lebih membuat dia senang,” tambah Suzy.

 

Bebas dari Cengkraman Gadget

Menurut Suzy, untuk mengatasi kecanduan gadget, intinya kita harus memiliki motivasi untuk berusaha ke arah yang lebih baik. “Kalau kita sadar itu tak baik, maka obatnya adalah berubah. Caranya, ya kita harus menghindari yang berkaitan dengan gadget,” tegasnya. Selain itu, dibutuhkan pula bantuan dari seluruh anggota keluarga untuk mendukung dan mengingatkan demi kesembuhannya.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk menyelamatkan diri dari cengkeraman gadget:

 

1.      Berkomitmen menyediakan waktu-waktu khusus bersama keluarga tanpa gadget. Terapkan aturan main seperti mengumpulkan gadgetdi tengah meja makan saat makan bersama. Atau, gunakan metode 1821, yaitu mematikan gadget di jam-jam kumpul keluarga, yaitu mulai jam 18.00 hingga jam 21.00

2.      Singkirkan kecemasan saat mematikan gadget sejenak. Jangan khawatirkan bagaimana nanti orang-orang menghubungi kita, atau kita akan tidak mengetahui informasi terkini, dll.

3.      Raih lagi makna berinteraksi. Apakah interaksi melalui media dapat menggantikan interaksi tatap muka secara langsung? Tentu tidak. Ada banyak hal yang tidak tercakup dalam interaksi lewat media, seperti sentuhan, dan bahasa tubuh lainnya—padahal ini berperan sebanyak 80% dalam komunikasi.

4.      Terapkan komunikasi yang harmonis dalam keluarga. Biasakan untuk saling mendengar dan memerhatikan ketika yang lain berbicara. Bagi orangtua, biasakan untuk menyamakan posisi mata agar sejajar saat berbicara dengan anak.

5.      Lakukan beragam aktivitas yang membutuhkan gerak tubuh dan mengasah otak. Misalnya, jalan-jalan ke museum, mendaki gunung, berenang, membuat kerajinan dari barang bekas, berkebun, atau memasak bersama.

6.      Pada kasus kecanduan gadget yang parah, menurut Suzy, diperlukan pula penanganan ahli. Di samping mengikuti psikoterapi atau konseling, pecandu gadget juga akan diberikan obat untuk menyeimbangkan kembali neurotransmitter yang bekerja sebagai penghubung antara otak ke seluruh jaringan saraf dan pengendalian fungsi tubuh.

 

Aida Hanifa

Wawancara: Didi, Yuli

 

Sumber: Majalah Ummi, Bahasan Utama 2 01-XXVIII Januari 2016

 Foto ilustrasi : Google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...