Beberapa Kesalahan Gambaran Tentang Jin di Dalam Film

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, pasti pernah nonton film horror yang di dalamnya menampakkan tentang berbagai macam kemampuan jin kan? Serem nggak ngeliatnya?

Allah SWT berfirman yang artinya: “Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)


Tapi, bener nggak sih, Jin memiliki kemampuan super seperti yang ditayangkan pada film-film? Berikut beberapa faktanya dalam perspektif Islam.

1. Manusia Lebih Mulia daripada JIN
Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempurna. Sebagaimana yang tertulis dalam firman Allah yang artinya:
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan , Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (Qs.Al-Israa’ : 70).

2. Jin Itu Lemah
Rasulullah SAW juga pernah bersabda, “Demi yang jiwaku di tangan-Nya, tidaklah setan menjumpaimu ketika menempuh satu jalan, kecuali pasti mengambil jalan lain yang tidak engkau lalui” (HR. Bukhori)
Hadits di atas jelas menggambarkan bahwa sebenarnya Jin takut kepada manusia. Tapi selama inni kita telah tersugesti bahwa Jin itu menyeramkan, sehingga menyebabkan ada sebagian dari manusia yang akhirnya malah takut kepada golongan Jin.

Menurut Nida sih, jaman sekarang lebih sereman manusia ketimbang Jin. Manusia yang jahat ya, yang tega membunuh manusia lainnya.

3. Ada Jin Muslim dan Kafir
Ternyata di duni Jin juga ada berbagai macam golongan Sob. Jin itu nggak semuanya jahat, seperti kita di dunia manusia. Ada Jin yang sholeh dan nggak sholeh. Allah SWT berfirman yang artinya:
"sesungguhnya di antara kami ada yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda” (QS. AL-Jin: 11)

Nah kalau yang kafir itu disebutnya IblisKekafiran Iblis sudah tidak perlu diragukan lagi. Bahkan Allah sudah menjaminnya akan kekal di neraka sebagaimana yang disampaikan Allah dalam firman-Nya:
“Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan.” Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.” Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat).” (QS. Shad: 77-81)

4. Jin Tidak Mengetahui Hal-Hal Ghaib
Masih banyak orang yang kalau ada masalah larinya ke 'orang pintar'. Meskipun berkedok agama dan menggunakan huruf arab gundul, sebenarnya mereka itu bukan ahli agama, apalagi Ustadz, Habib, atau lainnya. Mereka hanyalah dukun yang dalam pekerjaannya bekerja sama dengan golongan Jin. Allah SWT berfirman:
Katakanlah (wahai Muhammad): “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”” (QS. An Naml: 65).

Sudah jelaskan, bahwa Jin itu sebenarnya nggak punya kuasa apapun untuk mengetahui sesuatu yang ghaib. Jadi kalau ada seseorang pergi ke dukun dan merasa apa yang disampaikan oleh si dukun itu kok bener terjadi, sebenernya itu bisa menjadi bagian dari ujian bagi orang tersebut. Kalau dia semakin yakin dan nggak mau tobat, wah dosanya besar Sob, bisa dijatuhi hukum kafir lho!

Rasulullah juga pernah bersabda, “barangsiapa yang mendatangi dukun dan bertanya padanya, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari” (HR. Muslim, no. 2230)

Na'udzubillah mindzalik.

Baca Juga: Penyebab Salah Paham Yang Sering Terjadi dan Perlu Dihindari 

5. Jin Suka Mencuri Dengar Berita Langit
Sebagaimana pada poin ke empat, Jin memang memiliki kemampuan untuk mencuri dengar berita di langit. Hasil curi dengar inilah yang biasanya disampaikan kepada para dukun, tukang ramal, dan sejenisnya. Sebagaimana Sabda Nabi SAW:

“Terkadang setan penyadap berita itu terkena api sebelum sempat menyampaikan berita itu. Terkadang pula setan itu bisa menyampaikan berita itu sebelum terkena api. Lalu dengan berita yang didengarnya itulah tukang sihir atau dukun membuat 100 kedustaan. Orang-orang yang mendatangi tukang sihir atau dukun pun mengatakan, “Bukankah pada hari ini dan itu, dia telah mengabarkan kepada kita bahwa akan terjadi demikian dan demikian?” Akibatnya, tukang sihir dan dukun itu pun dipercaya karena satu kalimat yang telah didengarnya dari langit. (HR. Bukhari no. 4800).

Sobat Nida tahu nggak, kalau ternyata fenomena bintang jatuh itu sebenarnya adalah panah api yang digunakan untuk memanah setan yang sedang mencuri dengar berita langit lho. Jadi kalau masih ada muslim yang berdo'a ketika bintang jatuh, bedo'a ke siapa ya? Berdo'a ya hanya kepada Allah ya, bukan kepada 'bintang jatuh.'

Oya, hati-hati ya yang masih suka percaya ramalan bintang, horison atau lainnya. Mempercayai ramalan seperti itu juga termasuk dosa syirik. Nggak mau kan, dicap sebagai hamba Allah yang kufur?

6. Setan Tidak Dapat Memasuki Rumah yang di Dalamnya disebut Asma Allah
Di film-film sering ditampilkan jin itu mengganggu penghuni rumah. Bisa jadi Sob, karena penghuni rumah tersebut lupa mengucapkan basmallah sebelum memasukinya. Rasulullah SAW bersabda,

Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” (HR. Muslim no. 2018)

7. Setan Bisa Menyamar Menjadi Manusia
Pasti pernah melihat tayangan setan yang menyerupai manusia kan? Kalau itu memang beneran bisa. Bahkan dalam perang Badar, Jin kaum Musyrik pernah menyamar menjadi Suraqah bin Malik. Dengan sombongnya kaum Musyrikin dijanjikan kemenangan. Tapi emang dasar Jin, pas dua kubu pasukan sudah berhadapan di medan perang, itu jin malah berkhianat. Dia berpaling karena takut sama Allah. Hal ini juga tertulis dalam firman-Nya:

Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah.” (QS. Al Anfaal: 48).

Jin itu cuma berani sombong kalau kita lemah. Mereka nggak ada apa-apanya kalau kita kuat dan berpegang teguh pada tali agama Allah. Jadi Sob, supaya kita bisa terhindar atau selamat dari gangguan Jin, kita harus mendekatkan diri kepada Allah. 

Udah tahu tipsnya kan Sob? Mulai sekarang, kita coba yuk, supaya berani menghadapi ketakukan-ketakutan sepele kita. Kalau ada jin yang mencoba usil dan mengganggu kita, satu kata, LAWAN!

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...