Benarkah Matahari Bisa Muncul Bersamaan dengan Bulan?

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, terdapat banyak kejadian atau fenomena alam menakjubkan yang terjadi di lingkungan kita. Pelangi merupakan salah satu dari fenomena alam tersebut. Lalu bagaimanakah dengan bertemunya matahari dan bulan secara bersamaan? Apakah kejadian atau fenomena alam yang satu ini dapat terjadi? Kamu mungkin pernah bertanya-tanya apakah hal itu benar-benar terjadi atau hanya efek yang ditimbulkan oleh sebab tertentu? Simak penjelasan berikut ini.

Pada dasarnya tidak ada penjelasan khusus yang ditemukan mengenai munculnya matahari dan bulan secara bersamaan. Tetapi ada sebuah fenomena yang terjadi dengan melibatkan kedua unsur matahari dan bulan, yakni fenomena gerhana. Gerhana merupakan fenomena alam yang luar biasa dan menakjubkan. Fenomena alam gerhana dapat tergolong ke dalam sebuah fenomena dimana matahari dan bulan dapat muncul secara bersamaan. hal tersebut mengingat terjadinya proses gerhana ketika posisi matahari, bulan dan bumi yang berada pada satu garis lurus yang sejajar.

Salah satu gerhana yang terjadi yakni gerhana bulan. Terkait hal ini terdapat pembahasan menganai gerhana dalam hadist Al Bukhari dan Muslim, yang artinya "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah salah satu di antara tanda-tanda kebesaran Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang maupun lahirnya seseorang. Akan tetapi, dengan gerhana itu, Allah menginginkan hamba-bamba-Nya bertakwa." Dalam hadist tersebut dijelaskan bahwa terjadinya gerhana bukanlah karena suatu kematian seseorang, tetapi merupakan bukti dari Allah Subhanahu Wata’ala atas keagungan dan kebesarannya agar umatnya bertakwa. Selain itu pula, melalui hadist ini dapat diketahui pula bahwa gerhana bulan bahkan telah terjadi pada ribuan tahun lalu.

Disamping itu, dalam penjelasan sains, gerhana bulan merupakan suatu peristiwa ketika terhalangnya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Selain itu, Peristiwa atau fenomena gerhana bulan ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan dan hanya terjadi pada saat fase purnama. Fenomena gerhana bulan ini juga dapat diprediksi sebelumnya.

Adapula gerhana matahari yang terjadi ketika posisi bulan, matahari dan bumi sejajar dan berada pada satu garis lurus. Pada saat gerhana matahari bulan akan melintas di antara matahari dan bumi. Dalam beberapa waktu cahaya matahari ke bumi akan terhalang bayangan bulan. Saat fase total itulah terjadinya bulan yang menutupi matahari. Korona matahari akan tampak seperti menjulur dari pinggir bagian yang ditutupi bulan.

Terdapat fenomena alam gerhana yang terbilang langka yakni selenelion. Selenelion merupakan fenomena alam yang terjadi ketika bulan dan matahari berada dalam posisi saling berseberangan atau berjarak 180 derajat dari sudut pandang manusia di bumi. Seorang astronot amatir bernama Ma'rufin Sudibyo mengatakan bahwa fenomena alam ini secara geometris tidaklah mungkin terjadi. Hal ini diungkapkan karena jika matahari dan bulan saling berseberangan, keduanya takkan terlihat dari sudut pandang pengamat di bumi.

Selain itu, selenelion dapat terlihat sebagai akibat dari kemampuan atmosfer tebal bumi dalam membiaskan cahaya, membuat benda-benda langit terangkat dari posisi aktualnya. Fenomena alam selenelion dapat terjadi saat senja ataupun fajar. Ketika selenelion terjadi saat senja, dapat diamati yakni bulan terbit di timur dan Matahari tenggelam di barat. Lalu ketika selenelion yang terjadi saat fajar, dapat terlihat bulan belum tenggelam di ufuk barat saat Matahari sudah terbit di ufuk timur. (Fikriah NurJannah)

Sumber: sains(dot)kompas(dot)com, techno(dot)okezone(dot)com dan berbagai sumber
Ilustrasi: Google  

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...