Cicak, Si Fasik Kecil yang Disunahkan untuk Dibunuh

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, begitu banyak hadits shahih tentang disunahkannya membunuh cicak. Baik yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, maupun Imam Abu Daud.

Telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari 'Amir bin Sa'd dari Bapaknya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan agar membunuh Al Wazagh (cecak) dan beliau memberi nama Fuwaisiq (si fasik kecil)."
(HR Muslim)

Membunuh cicak bahkan dijanjikan pahala berupa kebaikan.

Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya; Telah mengabarkan kepada kami Khalid bin 'Abdullah dari Suhail dari Bapaknya dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang membunuh cecak satu kali pukul, maka dituliskan baginya pahala sebanyak begini dan begini kebaikan. Dan barang siapa yang membunuhnya dua kali pukul, maka dituliskan baginya pahala sebanyak begini dan begini kebaikan berkurang dari pukulan pertama. Dan siapa yang membunuhnya tiga kali pukul, maka pahalanya kurang lagi dari itu." (HR Muslim)

Bukan tanpa alasan sih Sob, kenapa kita dianjurkan untuk membunuh cicak, karena dahulu cicak merupakan binatang yang turut membantu meniup api untuk membakar Nabi Ibrahim 'alaihissalam.

Dari Ummu Syarik radliallahu 'anha bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk membunuh cecak. Dan Beliau bersabda: "Dahulu cecak ikut membantu meniup api (untuk membakar) Ibrahim 'Alaihissalam." (HR Bukhari)

Atau di dalam riwayat lain disebutkan,

Telah memberitakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah memberitakan kepada kami Yunus bin Muhammad dari Jarir bin Hazim dari Nafi' dari Sa`ibah bekas budak Al Fakih bin Al Mughirah, bahwa dia menemui Aisyah dan melihat di dalam rumahnya ada panah yang tergantung, maka ia pun bertanya, "Wahai Ummul Mukminin, apa yang kamu perbuat dengan benda ini?" Aisyah menjawab, "Untuk membunuh cicak, sebab Nabi Allah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kami bahwa ketika Ibrahim di lemparkan ke dalam kobaran api, tidak ada satupun dari bintang melata yang tidak berusaha mematikan api, kecuali cicak. Bahkan ia berusaha menghembuskan agar api itu tetap menyala, maka itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami membunuhnya." (Hadits Shahih Muslim)

Meskipun terlihat sepele, tetapi seperti biasa, bahwa di dalam setiap hadits atau ayat Al-Qur'an yang Allah turunkan pastilah mengandung hikmah yang mungkin belum diketahui oleh umat manusia.

Harus dilakukan penelitian secara khusus terkait bahaya cicak dari sisi ilmiah. Tetapi sebagai seorang muslim, alangkah lebih baik bersikap hati-hati dan mengutamakan apa yang telah Rasulullah sunahkan. Karena ada hal-hal yang hanya perlu kita taati. Sami'na wataha'na. Allah berfirman,
 
Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. An-Nuur: 51)
 
Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beruntung. 
 
Wallahu a'lam bishawab

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...