Ciri-ciri Orang yang Mau Bunuh Diri, dan Cara Mencegahnya

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, orang yang kebelet buang air saja pasti kelihatan tanda-tandanya kan, apalagi orang yang ingin bunuh diri, pasti memiliki beberapa ciri yang amat terlihat. Kita perlu menjadi pribadi yang peka untuk bisa mencegah hal ini terjadi di kalangan keluarga atau sahabat kita sendiri.

Fyi, memang ada beberapa jenis orang yang lebih mudah untuk melakukan bunuh diri dan perlu diwaspadai, misalnya orang yang memiliki gangguan bipolar, schizofrenia, pelaku/penderita LGBT, dan orang-orang yang depresi berat.

Akan tetapi untuk orang normal, berikut ini beberapa tanda yang kelihatan jika ia berniat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri:

1. Terlihat lelah dan putus asa dalam waktu yang lama

Orang yang kelihatan lelah dan putus asa dalam waktu lama, perlu sekali untuk dijaga. Pastikan ia mempunyai 'tempat sampah' untuk mendengar segala keluh kesahnya, sambil pelan-pelan diingatkan untuk memasrahkan segala persoalan kepada Allah semata, jadikan Allah sebagai satu-satunya sandaran.

2. Rasa percaya diri yang amat rendah

Orang yang memiliki masalah percaya diri, lebih rentan untuk memikirkan tentang keinginan menghabisi nyawanya sendiri karena merasa dirinya tidak berarti, tidak berguna, dan bahwasanya tidak masalah dunia ini tanpa kehadirannya. Oleh sebab itu, Sobat Nida yang punya teman tidak percaya diri... perlu untuk diingatkan bahwa seekor semut saja ada artinya bagi dunia ini, apalagi dirinya... di hadapan Allah, bahkan 1 nyawa manusia berarti seluruh manusia.

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32)

3. Tingkat kecemasan amat tinggi

Punya teman yang amat pencemas? Saking cemasnya dia susah tidur, gak nafsu makan, dan selalu terlihat curiga sama orang lain atau sama hidupnya sendiri. Dia begitu takut pada masa depannya sendiri, dia terlalu banyak nanya "Gimana kalau begini, gimana kalau begitu...?", dan terlalu peduli pada apa kata orang lain tentang dirinya. Wah, bahaya deh. Harus sering diingatkan rukun iman ke-6 Sob... yakni meyakini qodho dan qodar itu dari Allah, ada takdir yang masih bisa diubah dengan upaya kita, tapi ada juga yang memang sudah dari sononya begitu dan tugas kita cuma menerimanya saja.

4. Tandai kata-kata yang sering diucapkannya

Bentuk ucapan yang patut dicurigai, contohnya:
"Gak ada yang paham gue”
"Kayaknya mati lebih bagus daripada hidup begini terus..."
“Tidak ada yang bisa merasakan apa yang aku rasakan."
“Hidup ini terlalu sulit."
"Aku sangat kesepian"
"Aku merasa seperti tidak ada jalan keluar.”
"Kalau saja aku tidak pernah lahir."

5. Sering menyakiti diri sendiri

Orang yang mudah menyakiti dirinya sendiri cenderung gampang melakukan percobaan bunuh diri. Perlu diwaspadai dan diingatkan untuk memperbaiki kebiasaannya tersebut. Dia tidak menghargai hidup yang telah Allah berikan untuknya, tidak bisa merasakan sakitnya orang-orang di sekitarnya ketika melihat ia terluka, kita bisa saja menyarankannya untuk bertemu dengan psikiater atau ustadz/ustadzah, barangkali bisa membantunya mengatasi kebiasaan buruk tersebut.

6. Menarik diri dari lingkungan sekitar

Adakah teman kita yang sudah lama sekali tidak berkabar, tidak update status, ia terlihat sekali menarik diri dari pergaulan sosial. Coba tanyakan kabarnya, beritahu kita merindukannya, terkadang orang-orang yang menarik diri ini hanya ingin mengetes adakah orang yang peduli padanya, jika memang ada, barangkali bisa membantunya menghilangkan rencana buruk.

7. Menyimpan barang-barang yang mencurigakan 

Beli tambang, racun minum, belati, dan barang-barang lain yang dicurigai untuk mengakhir hidupnya. Kalau kita mencurigai, lebih baik singkirkan barang-barang tersebut agar tidak mudah ia temukan.

Sobat Nida, di tengah banyaknya orang yang tak lagi peduli sekitar, gemar membuli kekurangan orang lain, dan mudah berkata kasar, marilah kita menjadi muslim yang sesuai dengan akhlak qur'an yang dicontohkan Rasulullah. Peduli dan berempati terutama dengan teman-teman terdekat yang ada di sekitar kita. Bisikan setan untuk menyakiti diri dan menghabisi nyawa sendiri mungkin ada di mana-mana dan bisa menimpa siapa saja, jangan langsung menuding kurang iman dan segala tudingan buruk lainnya, nasihati tanpa menuding akan lebih bisa diterima lho. Semoga artikel singkat ini ada manfaat.

Foto ilustrasi: google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...