Duhai Muslim, Masih Mau Memilih Pemimpin Non Muslim?

Fashion-Styles-for-Girls-Online

"Hai orang-orang yan beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?" (QS. An-Nisa (4): 144)

Sobat Nida, hukum memilih pemimpin non muslim sudah jelas haram. Sebagaimana yang tertulis di dalam Al-Qur'an. Namun seperti yang kita tahu, masih banyak saja orang-orang yang mengaku dirinya sebagai muslim, tetapi justru selalu mencari pembenaran agar pilihannya yang keliru itu menjadi terlihat sebagai pilihan yang tepat. Padahal perkara yang haq dan yang bathil tidaklah sama dan tidak bisa disamakan. Terdapat pemisah yang jelas di antara keduanya.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi auliya agimu; sebagian mereka adalah auliya bagi sebagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang Zalim. (QS. Al-Maidah (5: 51)

Sungguh jelas peringatan Allah. Bahwa bagi siapapun orang beriman, wajib hukumnya untuk tidak menjadikan orang kafir sebagai pemimpin/penolong.

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuaran di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah." (QS. An-Nisa (4): 138-139)

Allah pun secara tegas menyatakan bahwa salah satu ciri orang munafik adalah mereka lebih mengutamakan untuk memilih non muslim/kafir sebagai pemimpin mereka.

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka." (QS. An-Nisa (4): 145)

Relakah kita menggadaikan keimanan yang telah Allah anugerahkan dan menukarnya dengan pilihan yang salah?

Sudah siapkah kita menanggung seegala konsekuensinya sekiranya kita dimasukkan ke dalam golongan orang-orang munafik yang tentunya kelak akan mendapatkan siksa neraka dan kekal di dalam dasarnya?

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...