Orang Ikhlas yang Sebenarnya

Jangan pernah berkata ikhlas jika masih ada sombong saat dirimu dipuji karena kebaikanmu. Jangan pernah mengaku ikhlas jika masih ada sakit hati saat dirimu ditolak. Jangan pernah merasa ikhlas jika masih marah saat dirimu dimaki. Ikhlas tidak sedangkal itu, Sob. Mari luruskan niat dan bersihkan hati kita. Agar kita bisa belajar ikhlas

Untukmu yang Merasa Sabar Begitu Sulit

Pernahkah kamu merasa begitu sulit untuk bersabar atas apa yang menimpamu? Terutama jika hal tersebut berbentuk ujian. Rasanya sulit hati menerima dan tak berhenti bertanya “kenapa aku yang harus mengalami ini, ya Allah?”. Sob, tak ada satupun yang terjadi dalam hidup kita yang Allah berikan tanpa alasan. Allah selalu memiliki alasan dibalik setiap kejadian yang

Fokus Tujuan Hidup

Terkadang kita terlalu disibukkan dengan hal yang remeh-temeh. Masalah duniawi yang pada akhirnya akan kita tinggalkan juga. Sesungguhnya rugi jika kita habiskan waktu kita untuk memikirkan dunia semata. Dunia itu milik Allah. Biarlah Allah yang mengaturnya. Begitu pula dengan rezeki kita. Allah telah menetapkannya untuk kita. Tak perlu lah kita memikirkannya hingga penat. Tugas kita

Siapakah Manusia yang Paling Bahagia?

Berhentinya nafas manusia berarti berhentinya kehidupan bagi orang tersebut. Ya, semuanya berhenti. Kecuali tiga hal ini: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631) Pahala seseorang yang bersedekah tidak akan

Keuntungan Berniat Baik

Beruntunglah mereka yang segala perbuatannya didasari niat yang baik. Jika hati senantiasa berniat baik, Allah akan pertemukan pemiliknya dengan hal hal yang baik juga. Allah juga akan menempatkannya di tempat yang, bersama orang-orang yang baik, dan hal-hal baik lainnya. Menyenangkan bukan? Oleh karena itu mulailah perbaiki niatmu mulai hari ini. Niat yang didasari

Jaga Kualitas Berpikirmu

Peliharalah pikiran positifmu. Pikiran yang positif akan senantiasa menarik hal-hal positif yang ada di sekitarmu. Lalu bagaimana caranya agar selalu berpikiran positif? Hal pertama yang kamu bisa lakukan adalah bersyukur. Bersyukur membuat hati semakin lapang. Percaya bahwa segala yang terjadi dalam hidup kita sudah ditentukan oleh Allah. Dan apapun itu pasti yang terbaik

Mulailah Pagimu dengan Bersyukur

Mulailah pagi ini dengan menghargai hal-hal kecil yang mungkin selama ini terlewat. Misalnya saja bersyukur di pagi hari. Sederhana memang. Tapi cobalah, maka kamu akan merasa perbedaannya. Sadarilah bahwa pagi hari saja sudah begitu nikmat yang sudah kita terima. Nikmat membuka mata. Nikmat menghirup udara pagi. Nikmat sarapan. Nikmat diberi kesempatan lagi untuk memperbaiki diri.

Siap Menjadi Aku yang Baru

Merugilah orang-orang yang hari ini sama dengan hari kemarin. Yang tidak bisa mengambil kesempatan yang Allah berikan untuknya. Yang tak mampu memperbaiki dirinya. Beruntunglah bagi mereka yang mau berusaha untuk memperbaiki dirinya. Bukan untuk lebih baik dari orang lain. Melainkan lebih baik dari dirinya sendiri di hari

Untukmu yang Terlalu Mencintai Dunia…

Jika kamu merasa sekarang umurmu masih muda sehingga kamu masih ingin berfoya-foya, satu pertanyaannya… “Berapa lama lagi umurmu akan bertahan? Yakinkah kamu akan hidup hingga tua nanti? Jika ya, apa alasan yang membuatmu begitu yakin?” Sering kita mendengar, seseorang yang tiba-tiba saja meninggal. Padahal kita tahu ia begitu rajin menjaga kesehatannya.

Sempurnakan Amalmu dengan Tidak Mengumbarnya

Sobat Nida, perkara beramal adalah perkara hati. Salah berniat, maka hilanglah semua pahala dari kebaikan tersebut. Sedikit saja ada rasa riya’, maka semua akan sia-sia. Sebenarnya dalam melakukan kebaikan itu hanya perlu dirimu dan Allah. Kepada siapapun kamu berbuat baik, apapun perbuatan baik yang kamu lakukan, semuanya dilakukan semata-mata hanya untuk Allah. Tidak ada

Jika Tak Suka, Tak Perlu Dicela

Sobat Nida, Islam itu memang indah. Ia mengatur segala aspek kehidupan, termasuk soal adab dalam makan dan minum. Dalam hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan sama sekali (HR Bukhori & Muslim). Jika beliau menyukainya, maka beliau akan makan. Dan jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya (HR Bukhori & Muslim). Terkecuali makanan

Inilah yang Membuat Orang Terlihat Bodoh Meski Dia Berilmu

Hah? Berilmu tapi bodoh? Kok bisa? Bisa. Seandainya orang berilmu itu masih memiliki rasa ‘ujub dalam dirinya, maka ia belum bisa disebut ‘pintar’ seutuhnya. Orang-orang yang berilmu adalah mereka yang selalu tunduk kepada Allah. Mereka memahami betul bahwa apapun yang ada dalam dirinya, termasuk ilmunya semata semua adalah pemberian dari Allah. Dan

Hindari Sifat Ini Jika Ingin Menjadi Pribadi yang Berkembang

Tetaplah menjadi pribadi yang merasa ibadahnya masih kurang, akhlaknya belum sempurna, dan ilmunya masih sedikit. Mengapa? Agar kita termotivasi untuk meningkatkan ibadah kita. Agar kita termotivasi untuk memperbaiki akhlak kita. Agar kita termotivasi untuk terus belajar, menambah ilmu kita. Seseorang yang merasa dirinya sudah ‘baik’, cenderung sulit

Hati-Hati dengan Ujub

Sobat Nida, pernahkah kamu mendengar istilah ujub? Ujub merupakan sifat yang sama tercelanya seperti riya’ dan takabur. Menurut Imam Al Ghozali, Ujub merupakan sifat dimana seseorang mencintai karunia yang ada pada dirinya dan merasa memilikinya sendiri. Ia tidak menyadari bahwa karunia itu adalah dari Allah. Sedangkan menurut Ibnul Mubarok, ujub adalah suatu keadaan

Benarkah Terumbu Karang Bisa Rusak Karena Kapal Salah Parkir?

Sobat Nida, tahu nggak kalau ternyata terumbu karang bisa rusak akibat kesalahan kapal saat 'parkir'? Sebuah kapal pesiar Inggris Caledonian Sky pernah menghancurkan terumbu karang di kawasan Raja Ampat Provinsi Papua Barat ketika menjemput para wisatawan awal tahun 2017 silam, kapal seberat 4290 ton ini malah terjebak air laut surut sehingga merusak terumbu karang