Cerpen

Pesta Para Macan

Penulis : Guntur Alam Lelaki tambun itu menyimak dengan seksama laporan para centengnya. Baju batik yang dia kenakan tampak menyempit di bagian perut. Di antara jarak kancing-kancing baju yang agak jarang, kulit perutnya mengintip keluar. Memperlihatkan tebalnya kulit dan banyaknya timbunan lemak yang tersembunyi di dalamnya. Tangan kanan lelaki itu tak henti mengipas-ngipaskan kipas

AMPLOP

Penulis : Ulfah Ahlani Amplop putih berukuran postcard, bergaris biru pada tepinya, masih tergeletak di atas meja meski tamu yang datang memberikan amplop itu telah lama berpamitan. Entah di mana semangat yang meluap-luap ketika mengharapkan akan adanya amplop sebagai kompensasi, justru menguap lenyap begitu saja, pada saat amplop putih itu nyata dan ada jelas di depan mata? Bagai