Ruang Hawa

Alhamdulillah Gw Gak Terkenal

Alhamdulillah Gw Gak Terkenal. Buat yang gak pernah lolos audisi apapun, gak pernah difolbek sama orang terkenal manapun, gak punya banyak temen di sosmed, gak punya uang cukup buat beli baju en sepatu merek ternama, bahkan yang gak pernah ditanya keberadaannya sama seorang pun. Tenang Sob... Ini saatnya kita mengucap "Alhamdulillah!" Yang ikhlas doong nyebut hamdalahnya! Nggak usah

Jangan Bekerja Keras, Bekerjalah dengan Bahagia!

"Rekreasi terbaik adalah bekerja" (Ali bin Abi Thalib) Mungkin kalau manajemen kantor baca tulisan ini bakalan protes, hehe, tapi biarlah... Bagi saya, hidup cuma sekali, dan jangan dipakai untuk kerja keras, bekerjalah dengan bahagia! Apa bedanya? Biasanya bekerja keras belum tentu bahagia, tapi bekerja dengan bahagia... Bisa jadi ternyata lebih keras daripada orang yang bekerja

Saat Hidup Berjalan Tidak Seperti yang Diharapkan

(Ruang Hawa)Saat Hidup Berjalan Tidak Seperti yang Diharapkan.  Ini bukanlah kisah sinetron, film Korea atau novel, melainkan kisah yang dituturkan seorang ibu berusia 28 tahun, yang kedua putranya duduk dengan rusuh di kursi prioritas Commuter Line pagi ini. Di hari yang sama dengan hari kelahiran anak keduanya, suaminya tewas terlindas truk kontainer. Ketika anak keduanya tersebut

Tips Produktif Menulis Setiap Hari

Ruang Hawa Bagi yang belum terbiasa, menulis itu memang seperti pekerjaan dewa-dewi, cie ileh... Kesannya keren bener bisa menghasilkan tulisan banyak dalam waktu singkat. Padahal, menulis itu bisa semudah bergosip dengan sahabat, atau seasyik menonton film favorit. Siapa yang nggak ketagihan? Asal tahu cara produktif menulis! Trus gimana sih caranya? Rasanya menulis 1 artikel seminggu sekali

Terlalu Banyak yang Bisa Disyukuri, Mengapa Masih Mengeluh?

Ruang Hawa Jujur, saya sering ngeri dengan orang yang masih bisa mengeluh di tengah tumpukan nikmat, dan masih merasa iri pada orang lain saat ia sebenarnya telah memiliki segalanya. Yang saya ngeri adalah, suatu saat Allah mencabut semua nikmat itu, dan ia baru tersadar bahwa seharusnya ia bersyukur, bukan mengeluh atau iri. Kalau kita mau jujur, keluhan hanya muncul ketika kita fokus pada