Inilah yang Dilakukan Istri Nabi Luth Sehingga Diazab Allah

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, seperti yang kita ketahui bahwa Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender atau biasa disingkat dengan LGBT merupakan suatu perbuatan menyimpang yang dimurkai Allah. Begitu banyak ayat yang menjelaskan tentang hal ini. Salah satu kisah tentang kaum di negeri Sodom tentang kebencian Allah terhadap perilaku LGBT diabadikan dalam Quran Surat Hud.

Tidak ada yang dapat menjamin keimanan seseorang, itu adalah fakta. Seseorang yang dilahirkan ataupun tinggal di dalam lingkungan orang-orang yang beriman, belum tentu dirinya juga akan beriman. Sebagaimana kisah istri Nabi Luth dan Nabi Nuh. Itu sebabnya, kita dianjurkan untuk selalu berdoa dan meminta kepada Allah agar senantiasa diberikan hidayah dan keistiqamahan dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ كَفَرُوا امْرَأَتَ نُوحٍ وَامْرَأَتَ لُوطٍ ۖ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللَّهِ شَيْئًا وَقِيلَ ادْخُلَا النَّارَ مَعَ الدَّاخِلِينَ

"Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): “Masuklah kamu berdua ke dalam neraka jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam).” (QS At-Tahrim[66]: 10)

Di dalam ayat tersebut terbukti bahwa istri Nabi Luth melakukan suatu perbuatan yang berkhianat. Nabi Luth memiliki istri bernama Wa’ilah. Semula, Nabi Luth diutus Allah pergi ke negeri Sodom. Kaum Sodom adalah kaum yang berperangai lebih rendah dari binatang. Mereka adalah kaum yang ‘mempopulerkan’ perilaku homoseksual.

Semula, Wa’ilah adalah istri yang baik. Namun, ia terpengaruh oleh seorang wanita tua yang menawarkan kekayaan berupa emas dan perak. Syaratnya, Wa’ilah bersedia memberi tahu kaum laki-laki penduduk Sodom jika ada lelaki tampan yang bertamu ke rumahnya. Karena nafsu duniawinya, ia menerima tawaran itu.

Dilain sisi, Luth yang merupakan seorang nabi mengajak kaum Sodom untuk beriman dan meninggalkan perbuatan keji itu. Tetapi tidak ada yang peduli dengan ajakan itu, bahkan Nabi Luth malah dicemoohnya. Setelah mendengar cemooh mereka, Nabi Luth berdoa kepada Allah,

قَالَ رَبِّ  انْصُرْنِيْ عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِيْنَ

"Dia (Lut) berdoa, Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas golongan yang berbuat kerusakan itu." (QS. Al-'Ankabut [29]: 30)

Suatu ketika, Allah mengirimkan malaikat yang berubah wujud menyerupai lelaki yang tampan ke rumah Nabi Luth.

Nabi Luth merasa khawatir dengan kedatangan tamu itu. Sementara istrinya, Wa’ilah malah mengambil kesempatan tersebut dan menyuruh puterinya untuk memberitahukan kepada lelaki-lelaki kaum Sodom bahwa ada pemuda di rumahnya.

Lalu, datanglah kaum Sodom ke rumah Nabi Luth dan memaksa masuk. Tiba-tiba tamu itu berkata kepada Nabi Luth,

قَالُوْا يٰلُوْطُ اِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ  لَنْ يَّصِلُوْۤا اِلَيْكَ فَاَسْرِ بِاَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ الَّيْلِ وَلَا  يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ اَحَدٌ اِلَّا امْرَاَتَكَ ۗ  اِنَّهٗ مُصِيْبُهَا مَاۤ اَصَابَهُمْ ۗ   اِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ ۗ  اَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيْبٍ

"Mereka (para malaikat) berkata, Wahai Lut! Sesungguhnya kami adalah para utusan Tuhanmu, mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah bersama keluargamu pada akhir malam dan jangan ada seorang pun di antara kamu yang menoleh ke belakang, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia (juga) akan ditimpa (siksaan) yang menimpa mereka. Sesungguhnya saat terjadinya siksaan bagi mereka itu pada waktu subuh. Bukankah subuh itu sudah dekat?" (QS. Hud [11]: 81)

Nabi Luth pun membuka pintu rumahnya. Kaumnya menyerbu masuk dengan penuh kegilaan menuju ke arah tamu-tamu Nabi Luth. Ketika itulah, Jibril menunjukkan kelebihannya, ia mengembangkan sayapnya dan memukul orang-orang itu. Akhirnya mata mereka, buta seketika. Mereka berteriak kesakitan dan bingung mencari arah.

Kemudian Jibril meminta Nabi Luth untuk pergi bersama keluarganya tanpa istrinya pada malam hari, karena azab akan menimpa mereka di pagi hari. Lalu Nabi Luth ‘alaihissalam dan keluarganya pergi meninggalkan negeri Sodom. Setelah mereka pergi meninggalkannya dan tiba waktu Subuh, maka Allah mengirimkan kepada mereka azab yang pedih yang menimpa negeri itu.

Allah  berfirman, “Maka ketika datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,–Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tidaklah jauh dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud: 82-83)

Na’udzubillah min dzalik. Itulah kisah mengapa istri Nabi Luth diazab oleh Allah. Karena telah bersekutu kepada kesesatan dan menentang perjuangan suaminya sendiri yang telah terbujuk harta dunia. Wallahua’lambishowab. (Cucu Rizka Alifah)

Sumber: muslim(dot)or(dot)id dan berbagai sumber
Ilustrasi: Google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...