Inilah yang Harus Kita Lakukan Jika Ada Teman Kita yang Terindikasi LGBT

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, apa yang akan kamu lakukan jika teman atau kerabatmu ada yang tiba-tiba mengatakan, “I’m Lesbian. What should I do?”, “Gue gay dan gue bahagia dengan hidup seperti ini,” atau “Sob, gue seorang biseksual, lu masih mau temenan sama gue?”

Seperti yang kita ketahui bahwa LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) jelas dilarang oleh agama dan merupakan bentuk perilaku menyimpang.

Tentunya kamu tidak ingin orang terdekatmu mengalami perilaku menyimpang tersebut dan ingin kembali ke jalan yang benar. Lantas, apa yang harus dilakukan ketika teman terindikasi seorang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender)? Sebelumnya, mari mengenal LGBT lebih dalam.

Seperti yang kita ketahui bahwa lesbian dan gay disebut juga homoseksual. Orang-orang dengan homoseksual dan biseksual disebut Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).

Definisi ODMK ini ada pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa. Menurut Undang-Undang tersebut, ODMK adalah orang yang mempunyai masalah fisik, mental, sosial, pertumbuhan dan perkembangan serta kualitas hidup sehingga memiliki risiko mengalami gangguan jiwa.

Sobat Nida, jadilah pendengar yang baik. Kamu bisa memberi informasi yang benar kepada mereka. Bahkan, kamu bisa membimbing mereka untuk bersikap positif sesuai norma agama dan norma sosial yang berlaku. Juga ingatkan kepada mereka mengenai kewajiban. Kewajiban mereka tertuang dalam pasal 69, yaitu ODMK berkewajiban memelihara kesehatan jiwanya dengan cara menjaga perilaku, kebiasaan, gaya hidup yang sehat, dan meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial.

Lalu, bagaimana jika temanmu seorang transgender? Apakah hal tersebut sama dengan seorang ODMK?

Meski istilah transgender tidak digunakan dalam ilmu psikiatri, dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders IV (panduan penegakan diagnosis dalam psikiatri), adanya istilah Gender Identity Disorder (Gangguan Identitas Gender). Dan dalam PPDGJ III, adanya istilah transeksualisme. Berdasarkan gejala-gejala dan definisi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, transeksualisme dapat digolongkan dalam Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). ODGJ berbeda dengan OMDK.

Menurut Undang-undang, ODGJ adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala dan perubahan perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

Setelah mengetahui lebih dalam mengenai LGBT, bagaimana menyikapi teman yang terindikasi LGBT?

Sobat Nida, marah, memaki, menghina atau berbuat seenaknya kepada mereka pastinya bukan hal yang benar. Dalam psikologi, salah satu cara mengubah sikap seseorang ialah dengan menyentuh aspek afektif, kognitif, dan konatif seseorang.

Aspek afektif merupakan sisi perasaan seseorang. Kamu bisa membuat seseorang berubah dengan kesabaran, kasih sayang, cinta, dan penerimaan. Kamu harus menerima kenyataan bahwa dirinya berbeda dan harus sabar dalam membantunya mengubah pikiran tersebut.

Selain aspek afektif, kamu pun perlu memperbaiki secara aspek kognitif. Aspek kognitif merupakan isi pikiran atau cara berpikir. Kamu boleh menjelaskan dan menyampaikan informasi terkait ajaran agama, norma-norma, nilai-nilai kehidupan, dan pandangan positif. Salah satunya adalah norma agama. Jelaskan padanya bahwa di semua orang terlahir sesuai fitrah. Dan tidak ada fitrah selain laki-laki dan perempuan.

Kemudian, arahkan ke aspek konatif, yaitu membuatnya bertindak menjauhi lingkungannya semula, mengubah dandanan atau mengubah tampilan fisiknya. Semua ini dilakukan dengan teknik persuasif, yaitu cara yang halus, lembut, dan perlahan.

Arahkan teman tersebut untuk melakukan kegiatan yang positif. Jika memang terlalu sulit untuk melakukannya sendiri, arahkan untuk mengikuti pendampingan melalui lembaga atau yayasan yang dapat dipercaya untuk mengajaknya kembali ke fitrah. Seperti Yayasan Peduli Sahabat.

Demikianlah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menyikapi teman yang terindikasi LGBT. Ingatlah untuk selalu bersikap dengan kepala dingin dan hindari perlakuan kasar. (Dina Nazhifah)

https: dakwatuna.com dan, kompasiana(dot)com dan berbagai sumber
Ilustrasi: Google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...