Jangan Malas Mengganti Kaos Kaki, Yuk!

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Bagi Sobat Nida yang memiliki aktivitas di luar ruangan, tentunya menggunakan kaos kaki sudah menjadi kebiasaan. Selain melindungi kaki dari bau dan kondisi lecet akibat pemakaian alas kaki, kaos kaki juga dapat menjadi pelindung kaki dari pengaruh buruk sinar matahari. Apalagi buat muslimah ya, menggunakan kaos kaki menjadi hal wajib agar aurat kita senantiasa terjaga.

Walaupun begitu, Sobat Nida jangan lupa mengganti kaos kaki setiap hari ya. Karena jika kamu tidak mengganti, maka akan menimbulkan beberapa bahaya, lho. Yuk, disimak!

1. Onikomikosis

Onikomikosis atau penyakit jamur kuku merupakan penyakit kulit yang disebabkan infeksi jamur yang menyerang daerah kuku jari kaki atau tangan. Gejala dari penyakit ini dimulai terjadinya kerak di bawah kuku akibat sisa-sisa peradangan terkumpul di bawah ujung kuku. Kemudian, kuku menjadi rusak secara keseluruhan, lapisan yang kusam berwarna putih dan kuning muncul pada bagian kuku. Bagian akhir dari kuku terangkat dan bagian tepinya menjadi rapuh, bercak putih mengelupas dan lubang-lubang muncul di atas bagian kuku. Kuku yang terinfeksi memiliki bentuk yang tidak normal tetapi tidak gatal atau terasa sakit sekali. Kemudian, kuku menjadi rusak secara keseluruhan.

2. Bau Kaki

Penyebab bau kaki disebabkan oleh dua shal, yaitu Bromhidrosis dan Hiperhidrosis. Bromhidrosis merupakan kelompok bakteri yang ada di dalam tubuh yang bisa menghasilkan bau. Sementara Hiperhidrosis merupakan salah satu masalah produksi keringat yang berlebihan. Hal ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan yang tepat. Karena perawatan yang kurang tepat pada kaki akan menimbulkan masalah kaki. Cucilah kakimu dengan teratur menggunakan sabun anti bakteri.

3. Penyakit Kulit

Lembabnya kaos kaki dan bagian kaki karena disebabkan keringat, memungkinkan kuman, bakteri dan jamur, untuk menempel dan berkembang biak di dalamnya. Jika hal itu dibiarkan saja, maka akan berdampak pada kesehatan kulit. Penyakit kulit yang sering menyerang ialah panu, kadas, kurap, kutu air dan mata ikan. Mengidap penyakit kulit akan membuat kaki tidak cantik dan akan menganggu kenyamanan. Gejala penyakit kulit yang muncul di kaki biasanya berupa rasa gatal dan jika digaruk akan memudahkan infeksi kuman masuk ke dalam jaringan kulit. Jika hal itu terjadi, maka sudah saatnya menghentikan kebiasaan buruk jarang berganti kaos kaki. Dan jika memiliki kulit kaki yang sensitif terhadap kelembaban, alangkah baiknya rutin membersihkan kulit dengan antiseptik selepas membuka kaos kaki.

4. Tidak Nyaman

Jika sudah terjangkit penyakit kulit, maka akan menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama saat kaki digerakkan atau digunakan untuk berjalan. Ketidaknyamanan ini bisa berupa rasa gatal dan rasa sakit pada bagian kaki. Jika kaos kaki sudah lembab dan berbau, pastinya akan mengganggu orang di sekitar akibat aroma yang tidak sedap. Tidak hanya orang dewasa, berganti kaos kaki juga harus diterapkan pada anak-anak. Bagi anak yang aktif, kaos kaki pastinya akan cepat kotor dan berkeringat. Oleh karena itu, mulailah untuk menjaga kesehatan kaki dengan menggunakan kaos kaki bersih. Gantilah kaos kaki jika memang sudah tidak nyaman dipakai, meskipun masih terlihat bersih.

Sobat Nida, itulah beberapa bahaya yang diakibatkan apabila kamu malas mengganti kaos kaki. Yuk, jaga kesehatan dengan mengganti kaos kaki setiap hari! (Dina Nazhifah)

Sumber: health(dot)detik(dot)com dan berbagai sumber
Ilustrasi: Google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...