Titisan Kata

Siapalah Diri Ini

Terlibat dalam sebuah kondisi dimana diri menjadi sangat diperlukan dan di hormati, namun ketika masa itu berakhir akan lain lagi ceritanya. Tentunya mengembalikan diri sepenuhnya menjadi orang yang biasa serta seolah tak dianggap memang butuh waktu untuk mendamaikan hati yang terlanjur terbiasa.Yah seperti seorang Presiden yang selama 5 tahun lamanya selalu di hormati, didengarkan idenya,

Kurindu Kau... Mekkah!

Ketika hari arofah do’a akan menjadi mustajab dan terijabah, maka perbanyaklah berdo’a dan berzikir kepada Allah SWT. Berzikir, Laa illaha illalloh wahdahulla syarikalah halul mulkuu walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qodiir. Masyaalloh zikir ini benar-benar seperti membawaku lebih dekat, seolah sedang berada di kota Mekkah padahal saat itu posisi sedang berada

Hati-Hati dengan Rindu

Rindu yang kadang tersemai begitu saja menghanyutkan jiwa yang kosong Karena telah melahirkan gelisah, kesedihan penuh keluh kesah Menarik diri dari ramainya dunia Demi memenjarakan rindu agar berbuah satu harapan Ah…masih saja percaya pada rindu yang mengelabui Bukalah mata dan hatimu Karena rindu yang sejati melahirkan bahagia bukan nestapa Menyemai bebas suasana

Wirausaha ala Si Bodoh

    Masih muda Maka habiskanlah stok kegagalan Ketika tua nikmati kesuksesannya Muda memulai, tua menuai Sobat Nida, siapa sich yang nggak mau menjadi orang yang bebas finansial, kaya dan sukses. Salah satu cara cepat kaya adalah menjadi seorang pengusaha atau menjadi seorang wirausaha, Rasululloh SAW saja telah memberikan contoh kepada umatnya untuk berdagang.

SATUKAN yang TERSERAK

Sajak Gambir Duka dimulai dari sini Melepasnya kembali Lalu meninggalkan kepingan hati Setelah ia terserak Tapi Gambir tlah mengubah segalanya Ada kepercayaan, kejujuran dan kesungguhan Kini... Ia terserak kembali *** Akhir liburan bikin hati gerimis ya Sob. Pertemuan setahun sekali  bersama orang-orang yang kita sayangi dan cintai akhirnya berakhir oleh datangnya waktu masuk