Ketika Berhias Menjadi Ibadah yang Bernilai Pahala

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Pernahkah kamu dimake up orang lain, tapi hasilnya malah kelihatan seram? Atau kelihatan seperti lenong? Atau  malah membuat tidak pede karena terlalu tebal?

Kalau pernah, sangat mungkin hal itu terjadi karena tidak bisa make up sendiri. Sehingga pasrah mau dipakaikan apapun. Saya pernah kejadian seperti itu, makanya saat ini terus belajar agar bisa aplikasi make up sendiri.

Jujur, dulunya saya bukan orang yang peduli dengan perawatan kecantikan, jangankan pakai make up ini-itu, pakai bedak pun tidak. Prinsip saya, kecantikan itu ada pada sikap dan akhlak, bukan di muka.

Setelah menikah pun saya masih seperti itu, sampai-sampai mertua gemas karena setiap datang acara kondangan pun saya bermuka polos saja.

Saya hanya bisa pakai bedak dan lipstik. Tidak mengerti aplikasi eyeliner seperti apa, blush on juga gak paham cara pakainya, membentuk alis mata kayak gimana sih, benar-benar buta soal make up.

Akhirnya pada satu titik saya sadari bahwa kemampuan untuk bisa make up sendiri sangat penting. Apalagi buat wanita yang sudah bersuami.

Buat kamu yang belum menikah, belajarlah merawat kecantikan dari sekarang. Berhias pun bisa menjadi ibadah yang bernilai pahala loh:

1. Istri shalihah adalah istri yang bisa menyenangkan pandangan mata suami

 “Sebaik-baik istri ialah yang menyenangkan jika engkau (suami) melihatnya, taat jika engkau menyuruhnya, serta menjaga dirinya dan hartamu di saat engkau pergi.” (HR. Ath-Thabrani)

Kelemahan pria itu ada di mata. Melihat yang cantik-cantik pasti senang. Maka, cara menyenangkan pandangan suami salah satunya adalah pintar merawat kecantikan dan bisa bermake up.

Mengapa perlu bisa bermake up? Bukankah perawatan wajah saja cukup? Yaa kalau kamu sudah punya hidung mancung alami, mata indah, kulit wajah mulus, pipi tirus, bersyukurlah karena tidak terlalu memerlukan bantuan make up, cukup merawat wajah saja agar tidak cepat kendor, berkomedo, berjerawat, dllsb.

Tapi kalau kita sadar wajah kita agak kurang cantik alami, maka make up bisa sangat membantu mengoreksi berbagai kekurangan di wajah supaya penampilan lebih 'up'.

 

Baca juga: Hati-hati Bila Sering Membersihkan Bekas Makeup dengan Tisu Basah

 

2. Jika kita pandai berhias, tidak kalah saing dari godaan kecantikan wanita lain

Buka mata, betapa banyak wanita di luar sana yang wajahnya biasa saja menjadi luar biasa karena sentuhan make up.

“Sesungguhnya perempuan itu (di mata pria) apabila berhadapan sangat menggoda, bila membelakangi juga dalam penampilan menggoda. Maka jika salah seorang di antaramu melihat seorang perempuan, hendaklah mendatangi isterinya. Sesungguhnya yang demikian itu dapat mengatasi apa yang ada dalam hatinya.” (HR Muslim)

Bagaimana jika istri yang didatangi malah tidak peduli merawat kecantikannya? Hmm...

3. Berhias juga berarti merawat kecantikan pemberian Allah

Bedak bisa berfungsi melindungi kulit wajah kita dari paparan sinar UV, debu, dan kotoran lain agar tidak hinggap langsung di kulit wajah kita, tapi menempelnya di bedak.

Maka, ketika menggunakan bedak ke luar rumah, niatkan untuk melindungi kulit wajah bukan sekadar ingin kelihatan lebih putih, atau supaya bekas jerawat tertutupi, atau bahkan niat menggoda lawan jenis.

Sama-sama pakai bedak, tapi beda niat bisa beda hasilnya. Yang satu berpahala, yang satu lagi tidak dapat apa-apa atau bisa jadi berdosa.

4. Jika ingin berhias bernilai pahala pastikan pakai produk kosmetik yang halal

Jangan asal beli produk make up dan perawatan kecantikan. Pastikan sudah ada sertifikasi halal.

Kenapa penting halal?

Apakah kamu mau wajahmu jadi cantik tapi diolesi produk kosmetik yang terbuat dari b*bi? Kuas make up nya pun dari bulu b*bi, lalu bagaimana cara kita membersihkan najis tersebut ketika akan shalat? Bagaimana shalat kita diterima Allah kalau untuk kecantikan sehari-hari saja kita pakai produk yang berasal dari hewan najis?

5. Berhias menjadi bernilai pahala jika sesuai takaran dalam menggunakannya

Saya tidak bermake up cetar untuk aktivitas sehari-hari. Hanya sekadar bb cream, bedak, eyeliner dan lipstik. Itu sudah cukup.

Tak perlu bentuk alis mata karena sumpah itu susah sekali dan bisa menghabiskan banyak waktu, tak perlu juga blush on di pipi, kadang-kadang pakai lipstik saja di pipi kemudian dibaurkan dengan tangan, tidak juga pakai eyeshadow atau maskara.

Saya agak khawatir karena bermake up bisa membuat ketagihan dan ketergantungan. Pada akhirnya wanita yang kebiasaan pakai make up lengkap setiap hari akan merasa tidak pede kalau lupa bentuk alis, belum meniruskan pipi dengan teknik contouring misalnya, belum bikin mata jadi cetar anti badai.

6. Berhias menjadi bernilai pahala jika menggunakannya di hadapan orang yang tepat

Untuk suami, silakan bermake up habis-habisan sampai bikin pangling pun tak pa-pa.

Tapi kalau cuma mau ke kampus, perlukah make up lengkap? Untuk apa? Menggoda lawan jenis? Awas... Dosa loh!

Untuk ke kantor pakai make up cetar buat apa? Ada yang diincar? Awas... Dosa loh!

Kalau bagi saya, make up lengkap boleh dipakai dalam situasi:

- Mengisi acara TV

- Presentasi bisnis di hadapan pihak klien profesional

- Pemotretan produk

- Mengisi acara yang audiensnya perempuan semua

Khususnya di hadapan kamera, make up standar biasanya tidak 'ngangkat', perlu make up yang cukup lengkap dan pilihan warnanya lebih menyala agar tidak tampak pucat. Kecuali kalau memang sudah cantik alami yaa, atau... Kalau kita tidak jadi tokoh utama, yaa buat apa juga bermake up lengkap.

7. Perhatikan cara make up yang diharamkan, jauhi!

Tidak boleh mencukur alis, tidak boleh memakai bulu mata palsu (masih banyak pro kontra), tidak boleh mentato alis atau bibir (sulam alis dan sulam bibir), tidak boleh mengikir gigi, dll.

Bagaimana mau mendapat pahala jika kita bermake up dengan cara haram? 

Foto ilustrasi: google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...