Ketika Orang Tak Berilmu Menafsirkan Quran

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, tahu nggak sih kalau ternyata ada lima belas ayat yang menjelaskan tentang haramnya memilih pemimpin kafir atau non muslim di dalam Al-Qur'an?

Selain Al-Maidah ayat 51, masih banyak ayat lain tentang larangan tersebut. Seperti di surat Al-Imran 128 berikut:

"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)." (QS. Al-Imran (3): 28)

Berdasarkan penjelasan para ahli tafshir dan ulama pun sudah menyepakati bahwa wali/auliya yang disebutkan di dalam ayat-ayat tersebut juga dapat bermakna pemimpin.

Sayangnya nih Sob, nggak sedikit umat muslim yang masih ngeyel dan sok pinter. Tafshir ulama nggak dipercayai, eh malah percaya sama orang yang nggak berilmu tapi berani menafshirkan isi Al-Qur'an seenaknya sendiri. Padahal orang tersebut bukan siapa-siapa, nggak belajar ilmu agama Islam, nggak bisa bahasa Arab, dan berbeda jauh dengan para ulama yang memang secara khusus mempelajari Islam.

Kemunculan ahli tafshir abal-abal begini merupakan salah satu ciri-ciri har kiamat lho Sob.

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akan nampak nanti di masa yang akan datang di akhir-akhir zaman. Ada orang-orang yang biasa berdusta dan dustanya bukan dusta urusan dunia. Dia akan membicarakan masalah agama yang akan membuat kami menjadi terkejut." (HR Muslim)

Na'udzubillah ya Sob. Jangan sampe deh kita jadi ahli tafshir tanpa ilmu yang nantinya justru bisa menyesatkan orang lain. Ya kali, Al-Qur'an buat main-main, ditafshirin seenaknya sendiri.

"Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam," (QS. An-Nisa (4): 140)

Seharusnya kita menjadi orang yang berada di garda terdepan membela agama ketika Islam dihina, ketika ayat Allah diolok-olok dan dibuat becandaan. Bukan karena Allah atau Islam butuh dibela, tetapi karena kita membutuhkan Allah. Itulah sebabnya kita membuktikan di mana posisi kita berada ketika agama yang kita cintai itu dihina.

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...