Kisah Nabi Muhammad yang Tidak Ingin Menandingi Kekuasaan Nabi Sulaiman

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, pernah memperhatikan kah do'a yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman 'alaihissalam? Do'a yang ada di dalam al quran, Sulaiman berdo'a, “Ya Rabbku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang-pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS. Shad: 35).

Tahu kan gimana kerennya Nabi Sulaiman, Sob. Beliau mampu mengendalikan dan menguasai jin, bahkan menguasai binatang pula. Allah swt mengabulkan do'a beliau, menjadikan beliau sebagai penguasa atas kekuasaan yang tidak lazim dimiliki manusia.

Kok bisa sih Nabi Sulaiman 'alaihissalam punya kekuasaan sekeren itu?

Alasannya nih, Sob, saat itu musuh utama Nabi Sulaiman 'alaihissalam adalah setan yang melakukan perusakan bumi dengan menggunakan kekuatan metafisik dan supranatural, maka penting bagi Nabi Sulaiman 'alaihissalam untuk memiliki kekuatan yang sama juga, yaitu dari jenis jin akan tetapi dengan daya yang lebih kuat, sehingga hal ini bisa dipergunakan untuk melakukan perlawanan dengan musuh yang berada dihadapannya. Dan ternyata hal ini juga berakibat beliau bisa mengetahui bahasa binatang, menguasai para jin, mengendalikan angin, dan sebagainya, keseluruhan hal inilah yang telah menyebabkan kerajaan dan pemerintahan Nabi Sulaiman muncul tiada tanding.

Al Hafidz Ibnu Katsir mengatakan, "Sulaiman memohon kepada Allah kerajaan yang tidak boleh dimiliki oleh manusia siapapun setelah beliau." (Tasir Ibnu Katsir, 7/70).

 

Baca juga: Kisah Kematian Nabi Sulaiman yang Tidak Diketahui Siapapun

 

Karena hal tersebut, siapapun manusia, tidak bisa memiliki kekuasaan dan kemampuan seperti yang dimiliki Nabi Sulaiman, kecuali atas mukjizat dari Allah swt, termasuk Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau tidak mau melangkahi do'a Nabi Sulaiman.

Saat beliau mengimami shalat, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan gerakan yang berbeda dari biasanya. Pagi harinya beliau menceritakan, “Ada jin ifrit menampakkan diri kepadaku tadi malam, untuk mengganggu shalatku. Kemudian Allah memberikan kemampuan kepadaku untuk memegangnya. Aku ingin untuk mengikatnya di salah satu tiang masjid, sehingga pagi harinya kalian semua bisa melihatnya. Namun saya teringat doa saudaraku Sulaiman, 'Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku.' Kemudian beliau melepaskan jin itu dalam keadaan terhina.” (HR. Bukhari 461 & Muslim 541).

Nabi Muhammad saw tidak mau mengikat jin tersebut di tiang masjid, karena jika hal itu beliau lakukan, berarti beliau telah menguasai jin, sementara kemampuan menguasai jin adalah keistimewaan Sulaiman. Karena teringat do'a Nabi Sulaiman itu lah beliau melepaskan jin tersebut.

Do'a Nabi Sulaiman tersebut termasuk mukjizat beliau, sehingga orang lain tidak boleh menjadikannya sebagai do'a, baik tujuannya untuk mendapatkan kekuasaan atau tujuan lainnya.

Allahu a'lam.

 

Referensi: dari berbagai sumber

Foto ilustrasi: google

 

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...