Makna Dibalik Perbedaan Cara Makan Bubur Ayam

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, memang yang namanya manusia itu unik unik yaa. Manusia memiliki berbagai perbedaan dari mulai perbedaan warna kulit, perbedaan ukuran sepatu, perbedaan tinggi dan berat badan, perbedaan sifat atau karakter, bahkan perbedaan cara makan bubur ayam.

Nah, Sobat Nida termasuk golongan yang mana nih? Apakah termasuk kubu yang makan bubur dengan mengaduk? Atau kubu tidak mengaduk? Atau kubu yang lain? Dan ternyata, sob. Berbagai perbedaan cara  makan bubur ayam memiliki makna makna tertentu lho, Nah simak berikutnya yaa:

1. Diaduk

Sosok penikmat bubur dengan cara diaduk konon adalah orang yang cuek dan praktis. Buat dia, yang penting adalah cita rasa. Walaupun bentuknya kayak muka orang baru turun dari ojek yang ngebut, kalau rasanya nampol, bukan masalah besar. Dalam urusan percintaan, dia bukanlah tipe pemilih. Cintanya gak bersyarat.

2. Bubur tidak diaduk

Mereka yang memilih tegar di kubu makan bubur tanpa diaduk konon kabarnya punya kepribadian yang fokus pada sesuatu. Mampu menerima perintah kerja dengan baik, cenderung metodis, dan teoritis. Dia juga Perfeksionis. Sangat mementingkan keindahan. Tapi cenderung kurang adil dan pilih kasih.

 

Baca juga: 9 Makanan yang Membuat Tubuh Wangi

 

3. Makan bubur putih terlebih dahulu dengan menyingkirkan suiran ayam

Sedangkan seseorang yang makan bubur putih terlebih dahulu dengan menyingkirkan suiran ayam konon kabarnya adalah sosok yang lemah, butuh perhatian dan kasih-sayang.

4. Buburnya dicuekin, sendoknya dimainin

Sosok yang penuh konsentrasi. Fokus dengan satu tujuan. Ya, dia adalah Deddy Corbuzier sewaktu masih belajar membengkokkan sendok pakai kekuatan pikiran. Dalam masa percobaannya, yang bengkok bukan sendoknya, tapi janur kuning di depan gang rumah mantannya.

5. Buburnya diaduk setelah dimakan

Dia adalah orang yang gagal masuk ke dalam kategori nomor 1. Hal ini disebabkan karena sifat pelupanya. Kadang dia baru ingat belum mengaduk bubur setelah buburnya tandas. Alhasil, kelar makan, dia lompat-lompat dan goyang-goyang untuk mengaduk bubur yang sudah bersemayam di perut.

6. Makan bubur disuapin ibunya sambil naik rolling walker

Terlalu muda untuk diajak bicara perihal asmara. Bahkan dia belum bisa menyebutkan namanya sendiri dengan benar. Masih bayi, sob!

Semoga Bermanfaat, Sob.

Foto ilustrasi: google

 

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...