Mengawal Sidang Penistaan Agama Ahok

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur non-aktif Basuki Tjahja Purnama (Ahok) memasuki sidang putusan eksepsi. Majelis hakim sepakat menolak nota keberatan atau eksepsi Ahok dan sidang harus dilanjutkan ke pokok perkara.

Pada eksepsinya dua minggu lalu, Ahok sempat mengatakan kalau pernyataannya di Kepulauan Seribu bukan bermaksud untuk menafsirkan surat Al-Maidah ayat 51, dan ia tidak bermaksud menistakan agama islam.  

“Menyatakan keberatan terdakwa  Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dan penasihat hukumnya tidak dapat diterima,” kata Ketua Majelis Hakim Dwiyarso Budi Santiarto dalam sidang  putusan sela di PN Jakarta Utara, Selasa 27 Desember 2016, dilansir oleh Tempo(dot)com.

Dalam persidangan, majelis hakim menilai, keberatan Ahok menyebut dirinya tidak bermaksud menistakan agama harus dibuktikan di persidangan pokok perkara. Surat dakwaan jaksa penuntut umum telah sah, memerintahkan melanjutkan pemeriksaan perkara dan menangguhkan biaya perkara sampai putusan terakhir.

 

Baca juga: Bermula dari Pidato hingga Penistaan Agama

 

Jaksa Ali Mukartono menuturkan agenda sidang selanjutnya adalah pemeriksaan saksi-saksi. Rencananya, tim jaksa akan membawa lima sampai enam saksi yang memberatkan Ahok. Selanjutnya Dwiyarso menyatakan sidang ditunda dan akan dibuka kembali pada 3 Januari 2017 di auditorium Kementerian Pertanian, Jalan R.M. Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Jaksa mendakwa Ahok telah menistakan agama dengan pasal 156a huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sebagai alternatif pertama atau pasal 156 sebagai alternatif kedua. Kasus ini berawal dari ucapan Ahok saat kunjungan kerja di pelengan ikan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, yang kemudian membuat marah umat Islam hingga menghadirkan beberapa kali aksi damai dengan jumlah massa mencapai jutaan jiwa.

Lalu bagaimana kelanjutan sidang penista agama ini? Tentu saja masih harus terus dikawal dengan baik dan sabar. Sesungguhnya Allah senantiasa membela siapapun yang membela agamaNya, bukan karena Allah butuh dibela, justru karena hambaNya yang membutuhkan pembelaanNya. Setuju?

Hani Dwi Putri

 

Foto ilustrasi: google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...