Mungkinkah Ke Depan Tidak Ada Uang Fisik Lagi

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Uang adalah alat pembayaran yang sah yang digunakan oleh seluruh masyarakat dalam transaksi pembayaran. Uang terbagi menjadi dua jenis yang salah satunya adalah uang kartal. Uang kartal atau uang fisik merupakan uang yang biasa Sobat Nida gunakan sehari-hari.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi yang kian canggih dan zaman yang semakin modern, transaksi dengan uang fisik ini mulai bergeser dengan transaksi kartu atau uang elektronik.

Terkait dengan hal tersebut, mungkinkah ke depannya tidak ada uang fisik lagi? Hal ini mungkin saja terjadi mengingat arus perkembangan teknologi yang pesat dan tidak dapat dihindari.

Berdasarkan keterangan Bank Indonesia, jumlah pengguna dan penggunaan uang elektronik baik dalam bentuk kartu kredit maupun uang elektronik (digital money) semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tentu mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat dan mempengaruhi tingkat perputaran uang (Velocity of Money)

Selanjutnya, berdasarkan hasil riset MasterCard Advisors mengatakan pada akhir 2013 pembayaran non tunai di Indonesia sudah mencapai 31 persen dari total pembayaran yang dilakukan oleh konsumen. Penggunaan uang elektronik atau kartu kredit merupakan hal yang mendasar memungkinkan langkanya uang fisik karena telah tergantikan.

Selain itu Sobat Nida, hal ini juga dibuktikan dengan adanya aturan mengenai transaksi dalam penggunaan fasilitas umum salah satunya jalan tol. Terhitung pada 31 Oktober 2017 pembayaran tol mulai menggunakan uang elektronik yakni transaksi dengan menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk membayar tol.

Sobat Nida, uang fisik yang kian hari kian tergantikan oleh uang elektronik dan kemungkinannya akan tidak ada lagi pada masa mendatang, mempunyai dampak terhadap kelangsungan hidup beberapa profesi. Contohnya saja telah Sobat Nida rasakan saat ini, yakni penjaga pintu tol. Karena sistem pembayaran yang telah menggunakan uang elektronik sehingga hanya perlu menggunakan mesin elektronik tanpa ada penjaga atau pegawai pintu tol.

Sobat Nida, bukan tidak mungkin jika profesi lain juga dapat tergeser, seperti taller bank dan kasir. Dewasa ini, masyarakat lebih sering menggunkan mesin ATM yang cepat dan mudah dalam bertransaksi. Selanjutnya kasir yang mungkin tergeser karena pemesanan yang dapat dilakukan secara digital dengan pembayaran yang juga bersistem digital.

Berdasarkan keterangan Direktur Digital Services, pengguna layanan m-Banking di Indonesia sudah mencapai 20 juta orang. Jumlah tersebut tentu merupakan pelanggan potensial bagi pemasaran mobile wallet yang saat ini hampir semua operator besar menyediakannya.

Sobat Nida ternyata bukan hanya uang elektronik dengan kartu tetapi kehadiran mobile payment juga mendukung punahnya uang fisik. Contohnya, banyak dari kalangan operator yang merilis sistem ini salah satunya adalah Telkomsel. M-wallet yang dikeluakan Telkomsel dengan nama T-Cash telah dirilis pada 27 November 2007, saat ini jumlah penggunanya telah lebih dari 5 juta pelanggan.

Bukan hanya Telkomsel Sobat Nida, operator lain juga ikut berbondong-bondong melakukan sistem ini. Operator XL merilis XL Tunai dengan pengguna dibawah satu juta sedangkan Indosat merilis layanan Dompetku dengan pengguna yang telah 800 ribu.

Dari berbagai data tersebut, Sobat Nida tentu kembali bertanya, mungkinkah ke depan tidak ada uang fisik lagi? Tentu hal ini bukan tidak mungkin dapat terjadi mengingat berbagai bukti atau peristiwa yang terjadi serta hal lain yang dapat mempengaruhi hal ini terjadi. Tetapi hal itu tidak serta-merta menghilangkan uang fisik sepenuhnya.

Uang fisik masih dapat ditemukan bahkan saat ini pun masih digunakan meski besar kemungkinan tergantikannya dengan uang elektronik. Hal ini didukung dengan keterangan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo yang pernah menyatakan bahwa 69 persen transaksi di Indonesia masih dilakukan secara tunai. (Fikriah Nurjannah)

Sumber : merdeka(dot)com, techinasia(dot)com
ilustrasi: google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...