Perawatan Kulit Remaja Ala Dokter Inong

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Assalamu'alaikum

Dokter Dewi, anak perempuan saya semenjak baligh kulit wajahnya menjadi berminyak sekali dan berjerawat. Padahal sebelumnya dia tidak punya masalah kulit. Apa hal itu terkait dengan perubahan hormon, Dok? Anak saya ini masih sangat tidak mengacuhkan penampilannya, apalagi soal merawat kulit. Sebaiknya perawatan kulit seperti apa yang harus dilakukan untuk remaja, Dok? Terima kasih.

Wassalamu'alaikum

Dewi (40), Bekasi

 

 

Wa'alaikumussalam

           

Ibu Dewi, pada usia remaja sekitar 13 – 19 tahun, tubuh memang mengalami perubahan hormon. Pada saat itu biasanya kulit remaja mengalami berbagai masalah, seperti kulit berminyak, kulit kusam, komedo, jerawat, dan lainnya. Orangtua perlu memberi pemahaman kepada anak remajanya mengenai hal ini dan bagaimana cara terbaik mengatasinya.

Masalah kulit yang paling sering dialami remaja adalah jerawat (acne vulgaris), yang salah satunya disebabkan karena meningkatnya produksi minyak pada kulit wajah. Wajah berjerawat kerap membuat remaja menjadi tidak percaya diri, bahkan akhirnya menarik diri dari pergaulan karena minder.

Jika jerawatnya hanya satu dua, masih bisa diatasi dengan menggunakan obat jerawat yang banyak dijual di pasaran. Pilihlah produk yang sudah bersertifikat BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan halal. Ajari anak untuk selalu memilih produk-produk perawatan kulit yang halal dan memiliki sertifikat dari BPOM agar terjamin keamanannya.

Bagaimana jika si remaja memiliki jerawatnya banyak, besar, bernanah, hingga menimbulkan sakit/nyeri? Kondisi seperti ini tidak bisa diatasi dengan menggunakan obat jerawat yang bebas diperoleh di pasaran. Segeralah memeriksakannya ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jangan sembarang mencoba krim anti jerawat yang diperuntukkan bagi orang dewasa, karena perawatan kulit remaja tidak bisa disamakan dengan perawatan kulit orang dewasa. Jika salah penanganannya, malah dapat mengakibatkan jerawat bertambah banyak dan mengakar sampai kulit bagian dalam. Begitu jerawat sembuh, akan menimbulkan bekas yang sulit dihilangkan. Tentu hal ini tidak diinginkan, kan?

Satu hal lagi, ingatkan anak Anda agar jangan mencoba-coba berbagai kosmetik orang dewasa. Bagi remaja, sebaiknya hanya menggunakan bedak tabur, tidak perlu memakai alas bedak (foundation), BB cream, atau CC cream yang dapat menutupi pori-pori.

Hindari juga mencoba produk pemutih kulit. Tidak sedikit perempuan, baik remaja maupun dewasa, yang tergiur menggunakan produk pemutih agar kulitnya tampil lebih putih. Apalagi, kita dicekoki oleh tayangan atau iklan di media massa, terutama televisi, yang mengatakan bahwa cantik itu putih. Konsep tersebut tidak tepat. Semua warna kulit itu cantik, yang terpenting adalah kulit sehat, segar terawat.

Karena itu beri pengertian kepada remaja kita agar jangan mudah terbujuk rayuan iklan produk pemutih kulit. Perlu jadi perhatian kita pula, produk-produk pemutih kulit itu tidak sepenuhnya aman, karena dikhawatirkan mengandung bahan kimia berbahaya yang justru akan menimbulkan berbagai masalah di kulit. Dan sudah banyak jatuh korban akibat pemakaian produk pemutih berbahaya ini. 

 

 

3 Langkah Merawat Kulit

 

Selain perubahan hormon, aktivitas di luar yang mulai banyak dilakukan oleh remaja pun dapat memengaruhi kesehatan kulit remaja. Paparan debu, polusi, sengatan matahari dapat menimbulkan berbagai permasalahan kulit. Karena itu, untuk alasan kesehatan, para remaja perlu juga merawat kulitnya. Apa saja yang bisa dilakukan?

 

·         Bersihkan

Ajarkan remaja untuk rutin membersihkan kulit wajah minimal dua kali sehari, terutama setelah beraktivitas di luar rumah. Gunakan sabun bayi atau produk pembersih wajah untuk remaja yang halal dan bersertifikat BPOM.

 

·         Lindungi

Lindungi kulit dari sengatan sinar matahari dengan menggunakan tabir surya. Agar kulit tidak berminyak, pilih tabir surya yang berbentuk gel, bukan yang krim. Gunakan pada kulit yang terpajan langsung sinar matahari saat ingin keluar rumah. Untuk melindungi tubuh dari paparan sinar ultraviolet, ternyata syariat Islam sudah memberikan solusinya lewat aturan memakai busana yang menutup aurat bagi para Muslimah. Dengan nilai SPF (sun protection factor) antara 15-50 yang dimiliki oleh pakaian, para ahli kulit sedunia telah menyepakati bahwa pakaian merupakan pelindung yang terbaik untuk mencegah kanker dan penuaan dini.

 

·         Nutrisi

Menutrisi kulit dari dalam bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih. Kurangi makanan berlemak, makanan instan, dan junk food—yang biasanya jadi kegemaran remaja.

 

 

Sumber: Majalah Ummi, Konsultasi Kecantikan 08-XXVIII Agustus 2016

dr Dewi Inong Irana, SpKK, FINSDV

Praktik di RSIA Restu Kasih, Jakarta Timur

 Foto ilustrasi : Google

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...