Perjuangan Kita Tak Lagi Sama, Sudahkah Kita Merdeka?

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Apa makna merdeka bagi Sobat Nida?

Seperti Bilal bin Rabbah yang dimerdekakan oleh Abu Bakar As-Siddiq setelah ditindih batu besar oleh kaum kafir Quraisy di tengah teriknya padang pasir kemudian ia bebas meneriakkan kata Ahad! ?

Atau seperti Yasir bin Amir, ayah Ammar bin Yasir yang Merdeka (menjemput syahid) karena menolak berpaling dari agama Allah?

Seperti Sumayyah binti Khoyyat yang  Allah Merdekakan (syahid) dengan ditombak dari kemaluan hingga kepalanya saat memperjuangkan agamanya?

Seperti Ammar bin Yasir yang diMerdekakan (diselamatkan) oleh Allah dengan tak sengaja menyebut nama berhala lantaran beratnya siksa yang dilakukan oleh para kafir Quraisy?

Seperti Asiyah binti Muzahaim istri Fir'aun yang Allah Merdekakan (syahidkan) sebelum jasatnya dimasukkan ke dalam bejana berisi air mendidih lantaran bersikukuh dengan keimanannya?

Atau mungkin seperti Mush'ab bin Umair, yang harus memperjuangkan keimanannya, berpisah dengan Ibu yang amat disayanginya, meninggalkan segala kenikmatan dunia yang pernah dimilikinya, dan kemudian Allah Merdekakan (syahidkan) di bukit dan pertempuran Uhud setelah mempertaruhkan hidupnya demi agama yang iya yakini?

Ah tidak. Kita tidak atau mungkin belum pernah untuk harus bersusah payah seperti para mujahid dan mujahidah yang syahid demi memperjuangkan keimanan mereka. Berjuang untuk membela agama yang mereka yakini.

Ujian dan perjuangan kita tidaklah sama lagi seperti mereka. Tentu saja, karena banyak hal yang telah berubah.

Tapi ... Perjuangan untuk mempertahankan keimanan itu tetaplah ada, bahkan semakin kuat setiap harinya. Di tengah hiruk-pikuk dan carut marutnya dunia, di tengah kemaksiatan yang semakin merajalela. Perjuangan kita tak lagi sama.

Setiap orang mungkin memiliki perbedaan dalam memaknai kemerdekaan. Tapi bagi Nida, salah satu makna kemerdekaan adalah, saat hati tak melulu terpaut dengan urusan dunia.

Allah SWT berfirman:

وَ مَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ  ۗ  وَلَـلدَّارُ الْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لِّـلَّذِيْنَ يَتَّقُوْنَ ۗ  اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ

"Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?"
(QS. [Al-An'am 6]:32)

Dan kamu, apa makna kemerdekaan menurutmu?

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...