Rubrik » Secangkir Syair

Tuhan, Aku Menghadapmu...

  Penulis : Rachmat Tullah   Diam, Berteduh kepada malam Menyatukan ruh dan nafas untuk menjadi aku Bisik semilir angin perlahan menggetarkan... Selengkapnya →

Hujan

Oleh: Lily Arheiniyala Azkiya   Hujan...     Seringkali rintikmu tak diharapkan Padahal seribu nikmat dan keindahan Ada pada tiap... Selengkapnya →

Ibu

Oleh: Sudarsono  Sebentar lagi anakmu pulang, ibu! Sementara jejakku disini belum ada yang mengukir Tahun yang berlajut bercerita pada waktu Hingga aku... Selengkapnya →

Luka

Oleh: Nurjannah   Sekalung luka membekas dalam kalbu Merajam batin Mengalirkan tetes-tetes sendu yang tergenang di sudut bola mata Karena engkau yang sok menjadi... Selengkapnya →

Tahajjud

  Oleh: Sudarsono   Bibirku pelan pelan mengayunkan zikir di tengah malam diiringi tarian penuh kehampaan menghadap kiblat mengiat... Selengkapnya →

Tegar

  Oleh: Galoersicte Pertabat       kata-katanya menusuk kalbu            ... Selengkapnya →

Pendusta

  oleh: Hikari Kyoko Rasa! Jangan pasung hatimu.. Lihat! Jangan tutupi matamu.. Dengar! Jangan sumpal kupingmu.. Diamlah.. Jejali mulutmu.. Ingat! Betapa sering... Selengkapnya →

Pencarian Seorang Hamba

Oleh: Titi Haryati AbbasRembulan  menghunjam malam Rinduku semakin tinggi, jauh menukik  menembus gelapPenatku tak henti mendesah Mencari sandaran Adakah di... Selengkapnya →