Siap Nggak Siap, Siapin Ramadhan

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Assalaamu'alaikum wr. wb.
 

Sobat Nida... nggak terasa ya beberapa hari lagi kita sudah mau memasuki bulan paaaling mulia: Ramadhan. Mongomong sudah nyiapin apa nih? Whaaat... belum nyiapin apa-apaaa???! Duh... O_o

Pernah dengar donk pasti kisah tiga sahabat yang mengulur-ngulur waktu untuk pergi ke perang Tabuk hingga akhirnya nggak jadi berangkat? Yap, siapa lagi kalo bukan Ka'ab bin Malik, Hilal bin Umayyah, dan Murarah bin Ar-Rabi'. Ngeri, Men! Gara-gara nggak mempersiapkan diri menyambut perang, Allah langsung yang memberi hukuman dan memasukkan kisah mereka khusus di surat At-Taubah!

"Dan jika mereka mau berangkat, niscaya mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Dia melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan (kepada mereka), "Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu" (QS. At-Taubah:46)

Sooo... lesson learned-nya yang bisa kita kaitkan dengan persiapan Ramadhan adalah, jangan sampai deh gara-gara kemalasan kita menyiapkan sebaik-sebaik persiapan untuk menyambut Ramadhan, Allah pun jadi nggak ridho kita berada di dalamnya. Walhasil kita pun jadi enggan untuk beribadah secara optimal. Heuw, rugi berlipat-lipat nggak sih?!

Wokey, mumpung masih tersisa beberapa hari, mending telat daripada nggak sama sekali, kita siapin yuk apa-apa aja yang mesti disiapkan. Apa aja? Ini diaaa...

1. Persiapan Ilmu
Ini penting bet, Sob. Islam pun menjunjung tinggi ilmu di atas amal. Fudhail bin 'Iyad ra menafsirkan ayat "Dzat Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amal ibadahnya” (QS Al-Mulk:2), dengan: amal ibadah yang baik adalah yang paling ikhlas dan yang paling benar (paling mencocoki Nabi SAW).

Jadi... syarat diterimanya ibadah kita cuma dua, yakni ikhlas karena Allah Ta'ala dan sesuai dengan yang dicontohkan Nabi. Perlu banget, Sob, buka-buka lagi buku tentang puasa. Jangan sampai deh kita masih mempertanyakan pertanyaan macam: tidur di bulan puasa emang berpahala? Boleh nggak sih ng*pil pas puasa? Kor*k kuping emang batalin puasa ya? Dll pertanyaan yang masih pada salah kaprah. Heuw!

2. Persiapan Fisik
Iya banget, kan, ritme hidup kita antara bulan Ramadhan dan bulan-bulan lain berbeda jauuuh. Biasanya bangun Subuh bahkan telat, lah ini mesti bangun sebelum Subuh. Biasanya makan pagi pas matahari baru naik, lah ini matahari belum ada sudah mesti makan. Kalo fisik nggak fit, dijamin keganggu banget deh aktivitas puasa kita.

So... dijaga deh kesehatannya mulai dari sekarang. Masih bisa lho puasa sunnah buat pemanasan sebelum the real game-nya dimulai. Sama satu lagi yang masih salah kaprah: beberes rumah. Kalo biasanya kita beberes rumahnya mendekati hari raya, justru seharusnya beberes rumah sebelum Ramadhan, Sob. Perabot yang menjadi sumber penyakit, dibersihin deh. Kita kondisikan rumah dan keluarga untuk menyambut Ramadhan nan mulia. Oke!

3. Persiapan Harta
Bukaaan! Persiapan harta selama Ramadhan bukan buat belanja-belanji, nyetok sirup dan kue-kue kering satu lemari. Tapi justru buat sedekah yang banyak, seperti yang dicontohkan oleh baginda tercinta Rasulullah SAW. Seperti yang diceritakan Ibnu Abbas ra:

"Rasulullah adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari)

Wiii... angin yang berhembus aja nggak bisa bisa kita bayangkan kecepatannya, ya? Apalagi sedekah Rasulullah yang dikatakan melebihi angin yang berhembus??? Wajib banget deh kita teladani. Semangat untuk bersedekah lebih sering, lebih banyak dan lebih bermanfaat di bulan Ramadhan, melebihi bulan-bulan lainnya. Nah, so pasti butuh persiapan harta dooonk? Hehe.

4. Persiapan Target Peningkatan Diri
Ini nggak kalah penting, Sob. Biar waktu kita terorganize dengan baik dan nggak ada waktu luang kecuali untuk beribadah, perlu banget dibuat targetan-targetan. Apalagi Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an, wajib 'ain deh kita meningkatkan interaksi dengannya baik secara kuantitas maupun kualitas. Targetin mau khatam berapa kali selama Ramadhan, plus targetin juga untuk membaca tafsir,  mentadaburinya dan yang pasti mengamalkannya. 

“Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Qur’an seperti buah jeruk, rasanya manis dan harum. Perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti kurma rasanya manis tetapi tidak memi-liki aroma. Perumpamaan orang yang berbuat maksiat tetapi membaca Al-Qur’an seperti kemangi yang harum aromanya tetapi pahit rasanya. Dan perumpamaan orang yang berbuat maksiat dan tidak membaca Al-Qur’an seperti labu yang tidak memiliki aroma dan rasanya pahit.”

Nah... kamu mau jadi yang mana dari perumpamaan di atas?

Sayang banget deh kalo kita sudah diberi satu bulan paling baik di antara bulan-bulan lain, di mana Allah lipatgandakan setiap kebaikan di dalamnya, tapi kita malah nggak mempersiapkan diri dengan baik. Well... siap nggak siap, mari kita persiapkan! ^_^

Allahummaa baariklanaa fii Sya'ban, wa balighnaa Ramadhaan. Aamiin.
 

Wassalaamu'alaikum wr. wb...

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...