Wirausaha ala Si Bodoh

Fashion-Styles-for-Girls-Online

 

 

Masih muda

Maka habiskanlah stok kegagalan

Ketika tua nikmati kesuksesannya

Muda memulai, tua menuai


Sobat Nida, siapa sich yang nggak mau menjadi orang yang bebas finansial, kaya dan sukses. Salah satu cara cepat kaya adalah menjadi seorang pengusaha atau menjadi seorang wirausaha, Rasululloh SAW saja telah memberikan contoh kepada umatnya untuk berdagang.

Malam ini saya ketemu sama seorang wirausaha kuliner yang memiliki dua outlet usaha di daerah Salemba Tengah, niat bertemu untuk sharing tentang usaha yang sedang dia bangun. Mencari inspirasi dari setiap orang yang berani memulai bisnisnya itu sesuatu banget.

Dengan ditemani seorang kawan kami bertiga berbincang mengenai pengalaman dan inspirasi usahanya, ternyata sahabat kita yang satu ini sebelumnya adalah seorang karyawan bag. HRD di satu Bank yang cukup besar di Jakarta. Dia berani terjun ke dunia usaha kuliner ini bukan karena dia hobi kuliner loh, tetapi karena dia tertarik dengan cara pengolahan makanan yang simple dan dia merasa mampu membuatnya akhirnya dia mencoba mempraktikkan secara langsung.

Kini dua outlet usahanya sedang berjalan di tempat yang sama, memperbincangkan tentang ketertarikan yang sama pada dunia usaha membuat kami cepat mencair walau baru kali itu kami duduk bareng untuk sharing, dan sahabat kita satu ini masih cukup muda namun telah memiliki usaha seperti ini, dan dia juga selalu memotivasi dirinya dengan beberapa pengusaha muda yang telah sukses seperti Andi Asril, Elang Gumilang, dan Mery Riana.

Seru saat berbincang tentang orang-orang yang telah menginspirasinya, sahabat saya bilang begini, "Ketika kita hendak membuka usaha, jadilah seperti orang bodoh bukan seperti orang pandai." Saya tercengang dan mencoba memaknai kalimatnya tadi dan mencoba menjabarkannya, ah.. ternyata salah, duh malunya, eh namanya juga berani berpendapat yah tidak masalah kan?

Dia meluruskan maksud dari kalimatnya, "Hmm menurut saya jadilah seperti orang bodoh yang biasanya hanya memiliki satu ide dan langsung diterapkan, tak perlu terlalu banyak perencanaan sehingga berhenti hanya di perencanaan dan ini biasanya terjadi pada orang yang pandai yang hanya berkutat pada perencanaan tanpa langsung bergerak, karena keberanian untuk memulai, meskipun gagal itu lebih baik, setelah itu kita semakin mengerti jalan mana yang tepat dan berpeluang untuk terus kita geluti, kalahkan ketakutanmu untuk memulai dengan berani langsung langsung memulai."

Pengusaha Indonesia terkenal, Om Bob Sadino pernah bilang, “Karena orang bodoh sulit dapat kerja dan akhirnya buka usaha sendiri. Saat berkembang, orang bodoh memperkerjakan orang pintar. Sehingga orang bodoh menjadi bosnya orang pintar.”


Ternyata kita bisa belajar mengambil hikmah dari orang bodoh ya, Sob. Sebenarnya di muka bumi ini tidak ada yang bodoh, karena Allah SWT telah menciptakan kita dalam sebaik-baik penciptaan-Nya, makanya jangan jadi orang yang minder, karena artinya kita tidak bersyukur atas ciptaan Allah yang maha sempurna itu..

Nah kamu kapan mulai wirausaha?

Kadang memulainya menjadi hal tersulit buat kita, tetapi ketika sudah berjalan maka strategi pengembangan dan kesempatan akan terus menunjukkan jalannya. Kesuksesan diperoleh ketika kita telah mempersiapkan diri, lalu ada kesempatan dan memang kita pantas untuk sukses. Pastinya semua telah melalui berbagai rintangannya, tetaplah terus berjalan sampai menemukan titik sukses itu.

Sahabat kita yang satu ini juga pernah bilang, "Mumpung masih muda habiskanlah stok kegagalan, sehingga ketika tua tinggal menikmati kesuksesan itu, obsesi muda memulai, tua menuai." paparnya.

Wahhh.. keren kan, Sob?

Kalau sobat Nida yang remaja sudah memiliki pemikiran seperti ini dan berani mencobanya, yakin deh Bangsa Indonesia dapat mengikis kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, sehingga menjadikan grafik data wirausaha Indonesia meningkat minimal menjadi 1% beberapa tahun kedepan.

Biiznillah.. kita bisa bersaing dengan negara-negara tetangga yang sudah berkembang, Sob.

Yuukk mari mencobanya, semoga menginspirasi ya Sob^_^

 

Titis As Sausan

Aktivis LDK BADARIS dan KOMANDO BSI ini gabung jadi sekretaris redaksi Annida di awal 2013. Menghabiskan masa kecil di Lahat, Palembang, pemilik nama lengkap Titi Suprihatin ini setelah lulus SMK kembali menimba ilmu di tanah kelahirannya, Jakarta. Kuliah IT tapi hobi berorganisasi dari SMP dan kini menangani semua detail event Annida. Jadi aktivis bikin doi bisa berbagi dengan banyak orang, salah satunya lewat menulis juga suka jeprat jepret mengabadikan momen kehidupan dari balik kamera hape.

> Fb : Titis As Sausan

>Twitter : @maratushalihah

>Blog : Titisankata87.blogspot.com

 

 

 

 

 

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...