Yakin Setelah Baca Ini Merasa Menguap Bisa Menular ?

Fashion-Styles-for-Girls-Online

Sobat Nida, menguap adalah gejala umum yang biasanya muncul karena bosan dan mengantuk. Kondisi menguap juga terkadang terasa  seperti dapat menular. Hal ini biasanya saat kita menguap tak lama kemudain orang disekitar kita menguap pun sebaiknya

Seperti ada magnet tersendiri pada menguap dari satu orang ke orang lain. Memang yang terjadi sebenarnya gimana sih Sob? Ada fakta ilmiahnya? Adalah.

 

Banyak penelitian mengenai fenomena menularnya menguap ini Sob. Salah satunya menunjukan bahwa hal tersebut adalah tanda empati, mekanisme empatik yang berfungsi untuk menjaga kewaspadaan kelompok menurut  salah satu peneliti bernapa  Dr Gordon Gallup yang dilansir dari hellosehat(dot)com.

 

Penyebab lain menularnya menguap karena aktifnya sistem saraf cermin (mirror neurons system) yaitu neuron yang terletak di bagian depan setiap belahan otak vertebrata tertentu.

 

Ketika menerima stimulus (rangsangan) dari spesies yang sama, maka spesies tersebut juga akan mengaktifkan daerah yang sama di otak. Hal inilah yang menyebabkan seseorang akan menguap jika melihat oang lain menguap.

 

Sistem saraf cermin ini bertindak sebagai penggerak untuk meniru dan bertanggung jawab terhadap pembelajaran manusia. Karenanya menguap sering dianggap sebagai cabang dari impuls (gerakan) tiruan yang sama.

 

Penjelasan lainnya mengatakan bahwa fenomena menguap yang menular bukan karena empati Sob, dijelaskan para peneliti dan ilmuwan memiliki teori bahwa menguap yang menular merupakan pengalaman bersama yang meningkatkan hubungan sosial. Secara spesifik dikatakan oleh Molly Helt, peneliti dari psikologi klinis di University of Connecticut, Storrs, mengatakan, menguap bisa mengurangi stress dan menebarkan rasa tenang dalam sebuah kelompok.

 

Pada tahun 2014 lalu, sejumlah peneliti dari Duke University melakukan penelitian terhadap 328 orang sehat dengan meminta mereka menonton sebuah video berdurasi 3 menit tentang orang yang menguap. Beberapa peserta mulai tertular menguap dibandingkan peserta lainnya, dengan rentang dari nol sampai 15 kali menguap, berdasarkan studi yang dirilis 14 Maret pada jurnal PLOS ONE.

 

Kabarnya uji coba, menguap atau metode lainnya untuk menununjukkan sisi empatik seseorang dapat menjadi tes apakah seseorang  adalah penderita psikopat atau bukan. Waaw ngeri juga ya..

 

Semoga bermanfaat!

 

Referensi : dari berbagai sumber

Foto Illiustrasi : google

Nurul Aprillianti

Yuk, Jadi ORANGTUA ASUH (OTA) Santri Penghafal Qur'an Askar Kauny! Donasi Rp 150.000,-/bulan. Dapat Majalah Ummi (free ongkir)

Transfer ke Bank Muamalat 335-000-9175 a.n. Yayasan Askar Kauny

Konfirmasi ke 0813 8054 4843 : OTA#Nama#AlamatLengkap#Telp#jumlahtransfer#TanggalTransfer#JamTransfer

Tags:
loading...